HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui sinergi bersama kelompok tani, pemerintah daerah, dan instansi terkait, jajaran Polres HSU melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut berlangsung di lahan milik Ahmad Humaidi yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Karya Berkumpul. Penanaman dilakukan pada lahan seluas 3 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kapolres Hulu Sungai Utara bersama sejumlah unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Amuntai Tengah, perwakilan Koramil, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), pemerintah desa, serta anggota kelompok tani setempat.
Pada kegiatan tersebut, petani menanam jagung pakan varietas Bisi 2 dengan dukungan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16. Berdasarkan perencanaan, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada pertengahan September 2026 dengan estimasi hasil mencapai 12 ton.
Kapolres HSU menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga berperan aktif mendorong produktivitas masyarakat melalui pendampingan berbagai program strategis nasional.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah. Harapannya, hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mendukung kebutuhan pakan ternak di wilayah Hulu Sungai Utara,” ujar salah satu peserta kegiatan.
Selain penanaman jagung, jajaran Polsek Amuntai Tengah sebelumnya juga aktif mendukung sektor pertanian melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan budidaya jagung di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Muara Tapus. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten HSU guna memberikan edukasi tentang teknik penanaman, perawatan, hingga optimalisasi lahan pertanian.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera.
(Agus)
