Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Suasana haru dan duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas wafatnya Serka Zuliman bin Ngadiro, seorang prajurit TNI AD yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas. Almarhum meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit Kesdam XXI/RI Bandar Lampung pada Kamis (11/6/2026) dan dimakamkan secara militer di TPU Bilabong, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura. Prosesi penghormatan terakhir diawali dengan takziah dan pelepasan jenazah dari rumah duka yang berlokasi di Jalan St. Badaruddin, Gang Harapan RT 04 LK II, Kelurahan Gunung Agung. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman dengan pengawalan serta penghormatan militer yang berlangsung khidmat dan penuh rasa hormat. Upacara pemakaman militer dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP), Mayor Inf Bunyamin, didampingi Wakil Danramil Kapten Inf Rusdi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tata cara pemakaman militer yang menjadi tradisi penghormatan terakhir bagi prajurit TNI. Selain jajaran Kodim 0410/KBL, prosesi pemakaman juga dihadiri para purnawirawan TNI AD, anggota Koramil, Babinsa Kelurahan Gunung Agung Sertu Zainal Abidin, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut memberikan penghormatan dan doa bagi almarhum. Mayor Inf Bunyamin menyampaikan bahwa kehadiran jajaran TNI dalam prosesi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum selama berdinas sekaligus wujud kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan. “Penghormatan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut hadir dan menunjukkan solidaritas serta rasa kekeluargaan yang kuat,” ujarnya. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari ketua RT hingga warga sekitar, mencerminkan kedekatan hubungan antara TNI dan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik. Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang prosesi hingga jenazah dimakamkan. Pemakaman militer Serka Zuliman menjadi simbol penghormatan atas jasa dan pengabdian seorang prajurit sekaligus mempertegas nilai-nilai kebersamaan, loyalitas, dan penghargaan yang senantiasa dijunjung tinggi dalam lingkungan TNI AD. Sementara itu, Sertu Zainal Abidin berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut. “Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkapnya. Prosesi penghormatan terakhir ini menjadi momen penuh makna yang menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit akan selalu dikenang dan dihormati oleh institusi, rekan sejawat, serta masyarakat yang pernah merasakan dedikasinya. (Agus)