SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komisi II DPRD Kota Sukabumi mengingatkan pemerintah daerah agar lebih serius melakukan pengawasan terhadap potensi kebocoran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya dari sektor restoran dan rumah makan.
Karena keduanya dinilai memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kritikan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Melan Maulana, usai rapat kerja bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Jumat malam (08/05/2026).
Menurut Melan, masyarakat selama ini telah memenuhi kewajiban membayar pajak 10 persen saat bertransaksi di restoran atau rumah makan.
Karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh pajak yang dipungut benar-benar masuk ke kas daerah.
“Jangan sampai masyarakat sudah membayar pajak, tetapi pajak tersebut tidak disetorkan sebagaimana mestinya. Ini yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujarnya.
Ia menilai pengawasan terhadap pemungutan PBJT perlu diperkuat agar tidak terjadi kebocoran yang dapat merugikan daerah. Selain itu, DPRD juga meminta seluruh aparatur terkait lebih optimal menggali potensi PAD yang selama ini belum maksimal.
Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD menemukan masih banyak potensi penerimaan daerah yang belum tergarap secara optimal, baik karena faktor teknis maupun lemahnya pengawasan di lapangan.
“Setelah kita dalami bersama, ternyata masih banyak peluang peningkatan PAD yang belum dimaksimalkan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama antara legislatif dan eksekutif,” katanya.
Melan menyebut, berdasarkan hitungan sementara pihaknya, optimalisasi sektor PBJT berpotensi menambah PAD Kota Sukabumi hingga sekitar Rp80 miliar per tahun.
Menurutnya, angka tersebut sangat signifikan dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan maupun peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat Kota Sukabumi.
“Kalau potensi ini bisa dimaksimalkan, tentu dampaknya akan sangat besar untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Usep)