SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan daerah.
Dalam kondisi tersebut, peran pers dinilai semakin penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat serta mengawasi jalannya program pembangunan agar tetap berpihak kepada masyarakat.
Hal itu menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan bertema “Peran Pers Menyikapi Efisiensi Anggaran Dalam Pembangunan Kota Sukabumi” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Lembursitu, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan insan media untuk berdiskusi mengenai tantangan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.
Ketua Panitia Amir Mahmud atau biasa disapa Bah Amir mengatakan, media memiliki kontribusi besar dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pers akan membantu menciptakan suasana yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan.
Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti menyampaikan bahwa efisiensi anggaran harus dipandang sebagai upaya untuk memaksimalkan manfaat penggunaan dana publik.
Oleh karena itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting agar setiap kebijakan dapat dipahami secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, menegaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain menyebarluaskan informasi, media juga berperan memberikan masukan dan kritik yang konstruktif demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik.
Menurut Tantan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan berbagai capaian pembangunan maupun tantangan yang sedang dihadapi.
Dengan informasi yang berimbang, masyarakat dapat mengetahui alasan di balik penentuan prioritas program di tengah keterbatasan anggaran.
Dalam forum tersebut, para peserta juga membahas pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik di era digital.
Arus informasi yang sangat cepat menuntut media untuk tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers semakin erat. Kolaborasi yang kuat diyakini dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan demi kemajuan Kota Sukabumi. Usep