PATI, Bidik-kasusnews.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Mohammad Saleh Mustafa mendampingi Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi R. melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 936/Satria Joyokusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan operasional satuan yang diproyeksikan menjadi kekuatan pertahanan sekaligus motor penggerak pembangunan di wilayah. Dalam kegiatan tersebut, Wapang TNI menerima paparan mengenai kondisi satuan, kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung, serta berbagai program teritorial yang telah dan akan dilaksanakan oleh Yonif TP 936/Satria Joyokusumo. Saat mendampingi Wapang TNI, Wakasad memastikan seluruh aspek pembinaan satuan berjalan sesuai rencana sehingga Yonif TP 936/Satria Joyokusumo memiliki kesiapan yang optimal dalam melaksanakan tugas pokoknya. Di hadapan para prajurit, Wapang TNI mengingatkan pentingnya rasa syukur, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. “Syukuri kesempatan menjadi anggota TNI AD. Saat ini pembangunan kekuatan pertahanan terus ditingkatkan sehingga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Laksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tegas Wapang TNI. Sementara itu, Wakasad menegaskan bahwa keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya berfungsi memperkuat sistem pertahanan negara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan wilayah melalui pembinaan teritorial, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan nasional dari tingkat desa. Menurut Wakasad, pembangunan satuan-satuan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan program strategis pemerintah yang dirancang untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus membantu pemerintah daerah mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui konsep tersebut, Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan di daerah, mendukung program-program pemerintah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan fasilitas satuan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Melalui kunjungan tersebut, TNI menegaskan komitmennya untuk terus membangun satuan yang profesional, modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus siap mendukung tugas pertahanan negara dan pembangunan nasional. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan swasembada jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah. Kegiatan pemantauan yang dilaksanakan di Desa Palampitan Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lahan pertanian jagung sekaligus memastikan keberlanjutan program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Monitoring lapangan dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari AIPTU Eko Yuli Setyawan, BRIPKA Roy Hermawan, BRIGPOL M. Fajar Adha, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal Hilmi. Dengan dukungan kendaraan patroli dan sarana komunikasi lapangan, petugas menyusuri sejumlah area pertanian milik warga untuk mengevaluasi perkembangan tanaman dan kesiapan lahan tanam. Dari hasil pemantauan, petugas menemukan sebagian besar lahan pertanian yang direncanakan untuk budidaya jagung masih berada dalam kondisi tergenang air. Tingginya debit air yang masih bertahan di kawasan tersebut menyebabkan sejumlah lahan belum dapat diolah secara optimal untuk kegiatan penanaman. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para petani dalam mendukung program peningkatan produksi jagung sebagai komoditas strategis yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak. Meski menghadapi kendala genangan air, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi lahan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh data aktual di lapangan yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan strategi pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut. Kapolsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan monitoring ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional, sekaligus mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian. “Pemantauan ini penting untuk mengetahui kondisi riil lahan pertanian serta memastikan program swasembada jagung tetap berjalan sesuai harapan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujarnya. Selain melakukan pemantauan, personel juga berdialog dengan warga dan petani setempat guna menyerap informasi terkait kondisi pertanian serta kendala yang dihadapi di lapangan. Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Melalui kegiatan ini, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Agus)