SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Wanasari Kecamatan Surade berhasil menuntaskan berbagai program pembangunan sepanjang tahun anggaran 2025.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan sarana air bersih, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Desa Wanasari, Irwan Sudarmi, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) telah rampung sesuai rencana.
“Kami bersyukur semua pekerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Melalui DD tahap pertama, pemerintah desa telah menyelesaikan pengaspalan tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Masdugel, Jalan Banjaran–Banjarsari, dan Jalan Cibalung.
Selain itu, perbaikan badan jalan (sensit)di wilayah Serongan Cibalung serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Pasirbatang juga telah selesai dilaksanakan untuk menjaga stabilitas dan keamanan jalan.
Peningkatan akses air bersih turut menjadi prioritas. Desa Wanasari telah membangun tiga sumur bor di wilayah Banjarsari, Sumurtilu, dan Cirongga M. Enur yang kini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
Pada tahap berikutnya, pemerintah desa menuntaskan rehabilitasi Kantor Desa Wanasari guna meningkatkan pelayanan publik, disusul dengan pengaspalan Jalan Usaha Tani (JUT) Cibadak dan sensit jalan Banjaran yang didukung melalui bantuan keuangan provinsi (Banprov).
Tak hanya infrastruktur, Desa Wanasari juga telah menyalurkan penyertaan modal untuk BUMDes yang digunakan mengembangkan usaha peternakan bebek petelur.
Program ini terbukti membantu peningkatan pendapatan masyarakat dan membuka peluang kerja baru bagi warga setempat.
“Selain dari Dana Desa, pembangunan juga mendapat dukungan lintas sektoral. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan jalan kabupaten senilai Rp780 juta dan peningkatan ruas jalan lainnya sebesar Rp200 juta,” ujarnya.
Adapun Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah melaksanakan pembangunan dan peningkatan beberapa ruas jalan desa dengan jenis pengerjaan hotmix, meliputi Jalan Sindanghayu Satu, Jalan Sindanghayu Dua, Jalan Sindanghayu–Banjarsari, Jalan Masdugeul–Cibinongdan Jalan Cibalung.
Dukungan sektor pertanian juga telah terealisasi melalui pembangunan irigasi di wilayah Cibalung senilai Rp150 juta serta Kebonrandu Rp185 juta dari Dinas Pertanian.
Sementara itu, program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah membantu warga di enam wilayah yaitu Sindanghayu, Banjarsari, Pasirbatang, Sumur Tiga, Cibalung, dan Cinangsi — masing-masing dengan bantuan sekitar Rp20 juta per unit rumah.
Tak ketinggalan, sarana air bersih untuk pesantren juga telah ditingkatkan melalui pembangunan sumur bor di Ponpes Al-Jurumi (Cibinong) dan.Ponpes Nurul Huda (Cibungur Gannet), masing-masing didukung anggaran Rp145 juta dari Dinas Perkim.
Irwan menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan layanan dasar dan kesejahteraan bagi masyarakat.
“Kami melaksanakan seluruh kegiatan dengan prinsip transparan, partisipatif, dan tepat sasaran. Hasilnya kini bisa langsung dirasakan warga,” pungkasnya. (Dicky)