SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Sukabumi menargetkan pertumbuhan aset signifikan, dari Rp50 miliar menjadi Rp500 miliar dalam lima tahun mendatang.
Target besar ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperkuat kemandirian keuangan daerah melalui peningkatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD).
Direktur BPR Kota Sukabumi, Sutrisno, menilai target tersebut realistis jika dibarengi penguatan kepercayaan publik. Ia menyebut kondisi keuangan BPR saat ini berada pada posisi yang sangat sehat.
“Secara fundamental, kami kuat. Rasio permodalan mencapai 60 persen, ROA 5 persen, dan BOPO di angka 69 persen. Ini menunjukkan efisiensi dan stabilitas yang baik,” ungkapnya usai pelantikan, Rabu (8/10/2025).
Meski begitu, Sutrisno mengakui tantangan utama ada pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang masih terbatas.
Hingga akhir 2024, total DPK baru menyentuh Rp22,8 miliar. “Kami ingin memperluas basis nasabah, tidak hanya ASN, tapi juga masyarakat umum dan pelaku usaha,” jelasnya.
Untuk mendorong pertumbuhan itu, BPR akan menghadirkan berbagai inovasi produk, seperti tabungan pendidikan, tabungan umroh, dan tabungan hari raya.
Langkah tersebut , sekaligus memperkuat segmen pembiayaan produktif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pembiayaan proyek pemerintah dengan sistem tertutup.
“Kami tidak ingin pasif menunggu, tapi menjemput bola. Kuncinya adalah membangun kepercayaan masyarakat agar mau menabung di BPR,” tegas Sutrisno.
Ia optimistis, dengan meningkatnya DPK, biaya dana (cost of fund) akan turun dan BPR bisa bersaing dengan bank umum. Ke depan, BPR juga diarahkan untuk tumbuh secara mandiri tanpa ketergantungan pada penyertaan modal pemerintah.
“Kami ingin BPR ini berdiri di atas kekuatannya sendiri. Kalau aset menembus Rp500 miliar, laba bisa mencapai Rp25 miliar dan modal tumbuh dua kali lipat. Itu bukan mimpi,” katanya.
Sutrisno menutup dengan ajakan agar masyarakat menjadi bagian dari perjalanan BPR menuju kemandirian. “Pertumbuhan tidak bisa dicapai sendirian. Kalau masyarakat percaya dan ikut berpartisipasi, BPR akan menjadi kebanggaan bersama,” ujarnya. (Usep)