SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyerukan ajakan kuat kepada masyarakat untuk berperan aktif mendukung perjuangan rakyat Palestina sekaligus mencintai produk-produk buatan negeri sendiri.
Ajakan ini disampaikannya sebagai tindak lanjut atas Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa tersebut, kata Bobby, bukan hanya seruan keagamaan tetapi juga panggilan kemanusiaan.
“Fatwa ini mengingatkan kita bahwa penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Mendukung Palestina berarti menjaga martabat kemanusiaan dan nilai luhur bangsa Indonesia,” tegasnya.
Bobby menjelaskan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan memaksa warga, tetapi ia mendorong setiap orang untuk berkontribusi sesuai kesadaran masing-masing. “Ini gerakan moral, bukan paksaan. Semakin banyak yang ikut, semakin besar dampaknya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa menghindari produk-produk yang terafiliasi dengan Israel bisa menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian ekonomi.
Bobby mengajak warga mengalihkan belanja ke produk lokal dan karya UKM. “Kalau kita bangga memakai produk sendiri, perputaran ekonomi di Sukabumi akan semakin hidup,” katanya.
Gerakan ini, lanjut Bobby, bukan hanya bentuk solidaritas internasional, tetapi juga strategi memperkuat ketahanan ekonomi daerah. “Bayangkan jika seluruh warga kompak, efeknya bisa luar biasa bagi kesejahteraan kita,” ucapnya penuh semangat.
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak terpecah hanya karena perbedaan cara pandang.
“Hormati pilihan masing-masing, jangan sampai ada perpecahan. Yang penting semangat untuk mendukung kemerdekaan Palestina terus kita jaga bersama,” serunya.
Bobby optimistis, jika gerakan ini dilakukan dengan konsisten, manfaatnya akan terasa luas.
“Ini bukan sekadar boikot, tetapi gerakan membangun kemandirian bangsa. Mari jadikan ini momen kebangkitan ekonomi sekaligus wujud solidaritas kita untuk Palestina,” pungkasnya. (Usep)