LUBUKLINGGAU, Bidik-kasusnews.com Kemampuan dan semangat juang personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor kembali mendapat pengakuan di arena olahraga bela diri. Empat personel satuan tersebut sukses menyabet medali dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Derajat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi Batalyon B Pelopor. Selain menunjukkan kemampuan fisik dan teknik, prestasi para personel juga mencerminkan hasil latihan disiplin serta pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kompetisi yang berlangsung di Lubuklinggau tersebut, Bripda KMS Abil Abuyah I.R. menjadi salah satu atlet yang mencatatkan hasil terbaik dengan meraih medali emas pada kelas 73–75 kilogram.
Sementara itu, Bripda Ardi Akbar Muzakir berhasil membawa pulang medali perak kelas 69–72 kilogram, disusul Bripda Yogi Dewa Yulansyah yang meraih medali perak kelas 62–64 kilogram.
Satu medali lainnya dipersembahkan Bharada Reza Palepy, yang meraih medali perunggu kelas 59–61 kilogram.
Perolehan empat medali tersebut memperlihatkan bahwa personel Batalyon B Pelopor tidak hanya dituntut siap menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga prestasi, khususnya bela diri.
Keberhasilan para atlet tidak diraih secara instan. Latihan rutin, kedisiplinan, ketekunan, kesiapan fisik, serta mental bertanding menjadi sejumlah faktor yang mendukung mereka mampu tampil kompetitif di tingkat provinsi.
Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para personel yang telah membawa nama satuan dalam ajang Kejurda Tarung Derajat Sumsel 2026.
“Selamat dan sukses kepada seluruh personel yang telah mengharumkan nama Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor. Prestasi ini merupakan hasil dari dedikasi, disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi,” ujar AKBP Andiyano.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi latihan, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap kompetisi.
Menurutnya, kemampuan olahraga dan bela diri juga memiliki relevansi dengan kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Karena itu, pembinaan yang berkesinambungan diperlukan agar potensi personel dapat berkembang secara optimal.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi, baik dalam bidang olahraga maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri yang Presisi,” lanjutnya.
Prestasi empat personel Batalyon B Pelopor di Kejurda Tarung Derajat Sumsel 2026 diharapkan dapat memperkuat tradisi prestasi di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Lebih dari sekadar raihan medali, capaian tersebut menjadi gambaran tentang pentingnya disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah dalam mencapai hasil terbaik.
(Agus)