Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Menjelang pergantian tahun, anggota Babinsa dari seluruh Koramil di bawah naungan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar doa bersama sebagai wujud refleksi akhir tahun sekaligus solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung di Musholla Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025) sore.
Doa bersama yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Radin Inten tersebut diikuti jajaran perwira dan anggota Kodim 0410/KBL. Turut hadir dalam kegiatan itu Pasi Intel Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos, Pasi Pers Kapten Inf Sunarto W.S, Wadanramil 410-06 Kapten Arm Iwan Sudrajat, serta Kaurlat Siops Dim Kapten Inf Atang Sutisna.
Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur serta mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Bagus Setyawan menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara sebangsa di wilayah terdampak bencana. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum doa bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian.
“Mari kita panjatkan doa untuk keselamatan dan ketabahan saudara-saudara kita yang tengah diuji oleh bencana alam. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, serta memudahkan proses pemulihan dan rekonstruksi di daerah terdampak,” ujar Mayor Bagus.
Doa bersama yang dipimpin oleh petugas rohani Kodim 0410/KBL berlangsung khidmat dan penuh makna. Selain mendoakan korban bencana, seluruh peserta juga memanjatkan doa agar diberikan ampunan, keselamatan, serta keberkahan dalam menyongsong tahun 2026.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan soliditas antar anggota TNI, serta menegaskan komitmen TNI dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Acara doa bersama berakhir sekitar pukul 18.45 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Diharapkan, doa yang dipanjatkan menjadi penguat bagi para korban bencana serta membawa harapan dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia di tahun yang baru.
(Agus)
