KUNINGAN-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat kualitas pembinaan sekaligus memastikan transparansi dalam sistem pemasyarakatan terus dilakukan.
Hal itu tercermin dalam kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) yang dilaksanakan Hakim Pengawas dan Pengamat (Kimwasmat) Pengadilan Negeri Kuningan di Lapas Kelas IIA Kuningan, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan unsur hakim pengawas, jajaran struktural lapas, petugas, hingga warga binaan.
Agenda ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas.
Dalam pelaksanaannya, tim Kimwasmat melakukan wawancara langsung terhadap sejumlah warga binaan guna menggali kondisi riil pasca putusan pengadilan.
Selain itu, dilakukan pula pengamatan terhadap pelaksanaan program pembinaan, baik yang bersifat kepribadian maupun kemandirian.
Peninjauan juga menyasar berbagai fasilitas penunjang di dalam lapas, mulai dari blok hunian, layanan wartel, hingga dapur sehat.
Aktivitas pembinaan kemandirian seperti pembuatan peci peupeujeuh dan produksi roti turut menjadi perhatian, sebagai indikator produktivitas warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.
Hasil pengawasan menunjukkan bahwa secara umum kondisi lapas berjalan baik. Warga binaan yang diwawancarai bersikap kooperatif, sementara program pembinaan dinilai aktif dan optimal.
Sarana dan prasarana pendukung pun berfungsi dengan baik, mencerminkan adanya pengelolaan yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan WASMAT ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Selain memastikan standar pembinaan terpenuhi, kegiatan ini juga mendorong penguatan program serta peningkatan fasilitas ke depan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan.
“Kami menekankan pentingnya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya tertib, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam proses reintegrasi sosial,” ujarnya. (Asep Rusliman)