BANYUMAS, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa ketahanan bangsa tidak hanya bertumpu pada kekuatan fisik militer, tetapi juga pada kekuatan mental serta ideologi masyarakat sebagai benteng pertahanan nonfisik. Penegasan itu disampaikan saat menutup Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat Tahun 2025 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025).
Apel yang berlangsung selama dua hari, 13–14 November 2025, ini mengusung tema “Kesiapan Satuan Komando Kewilayahan Dalam Melaksanakan Pembinaan Teritorial Guna Mendukung Sishankamrata.” Sebanyak 446 pejabat Dansatkowil dari seluruh Indonesia hadir untuk memperdalam tugas pembinaan teritorial serta memperkuat sinergi pertahanan.
Kasad Tekankan Pentingnya Kekuatan Nonfisik
Dalam arahannya, Jenderal Maruli menyampaikan bahwa TNI AD harus terus memperkuat kultur organisasi melalui pemeliharaan dua aspek kekuatan: fisik dan nonfisik. Pembaruan pemikiran dan inovasi, kata dia, menjadi kebutuhan penting seiring perkembangan zaman yang semakin kompleks.
“Kita perlu terus meng-update potensi pertahanan dengan mengikuti dinamika zaman. Diskusi rutin dan pemikiran terbuka akan melahirkan ide-ide baru yang relevan dengan tantangan yang kita hadapi,” ujarnya.
Kasad juga menegaskan bahwa elemen nonfisik, seperti pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan mental masyarakat. Melalui optimalisasi peran Dansatkowil, berbagai potensi ancaman terhadap ideologi bangsa dapat ditekan sejak dini.
“Hayati dan jalankan tanggung jawab kita dengan sungguh-sungguh. Bekal ilmu dari Apel ini harus diterapkan di lapangan agar TNI AD semakin siap menjaga bangsa dan negara,” tegasnya.
Materi Strategis dari Berbagai Tokoh Nasional
Selama kegiatan, para Dansatkowil mendapatkan pemaparan dari berbagai pejabat dan tokoh nasional yang membahas isu strategis pertahanan, pembangunan wilayah, hingga pengelolaan sumber daya nasional. Di antaranya Gubernur Jawa Tengah, Kepala Staf Umum TNI mewakili Panglima TNI, Kepala BIN, Wamen ATR/BPN, Dirjen SDA Kementerian PUPR, Dirjen Perkebunan Kementan, Dirjen Lahan dan Irigasi Kementan, Danpusterad, serta pejabat utama Mabesad.
Apel Dansatkowil 2025 ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk memperkuat pembinaan teritorial yang adaptif, modern, dan sesuai kebutuhan pertahanan negara.
(Agus)

