JATENG:Bidik-kasusnews.com
JEPARA – Musibah tenggelam menimpa dua remaja di kawasan wisata Air Terjun Watu Bobot, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Sabtu (28/3/2026). Kedua korban dilaporkan tenggelam saat bermain air di area bawah air terjun.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan segera dilaporkan ke BPBD Jepara sekitar pukul 09.00 WIB. Mendapatkan kabar tersebut, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, langsung bergerak menuju lokasi untuk memantau sekaligus memimpin proses evakuasi.
Korban diketahui berinisial M (18) dan A (18), warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit. Medan menuju lokasi yang cukup terjal membuat rombongan harus menggunakan sepeda motor, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih dua kilometer.
Tim gabungan dari BPBD dan SAR segera melakukan pencarian dengan metode penyelaman. Kondisi arus bawah yang kuat menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
Korban pertama berhasil ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB tidak jauh dari titik awal tenggelam dengan bantuan jangkar. Selang sekitar 10 menit, korban kedua berhasil ditemukan oleh tim penyelam di lokasi yang tidak jauh berbeda.
Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengungkapkan bahwa kuatnya arus bawah di lokasi menjadi salah satu faktor yang memperlambat proses pencarian.
“Arus bawah di lokasi sangat kencang, ini yang menjadi kendala saat evakuasi,” jelasnya.
Sementara itu, Witiarso Utomo mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata alam, terutama yang memiliki potensi bahaya seperti sungai dan air terjun.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, termasuk kedalaman air yang tidak merata, bebatuan licin, serta arus tersembunyi yang kerap tidak terlihat dari permukaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke destinasi wisata alam.(Wely)