HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Setelah dilakukan pencarian intensif selama hampir 16 jam, tim gabungan akhirnya menemukan seorang balita yang diduga tenggelam di perairan Sungai Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Jumat pagi (26/12/2025) sekitar pukul 09.30 Wita.
Korban diketahui bernama Syaidatul Rahmah (1,5 tahun), warga Desa Kaludan Besar RT 02, Kecamatan Banjang. Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Kamis sore (25/12/2025) sekitar pukul 16.10 Wita di lokasi yang sama.
Kasat Polairud Polres Hulu Sungai Utara IPTU Marwan Susandy Ahmad, S.H., menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara terpadu sejak pagi hari dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Polsek Banjang, Sat Polairud Polres HSU, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat.
“Pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dengan metode penyisiran sungai menggunakan dua perahu karet dan sejumlah perahu milik warga, menyusuri area sekitar lokasi awal korban jatuh hingga radius kurang lebih dua kilometer,” jelas IPTU Marwan.
Sekitar satu setengah jam kemudian, korban ditemukan di kawasan Pancung Murung, dengan jarak sekitar 500 meter dari titik awal kejadian. Saat ditemukan, sebagian tubuh korban terlihat di permukaan air sungai dan dalam kondisi tersangkut ranting. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati oleh warga yang pertama kali melihat korban, kemudian dibantu tim gabungan.
Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Kaludan Besar RT 02, Kecamatan Banjang, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga, pihak kepolisian mencatat adanya penolakan dilakukan otopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Aparat juga telah melakukan langkah-langkah prosedural, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan kepolisian, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres HSU.
IPTU Marwan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tinggal di sekitar sungai dan perairan terbuka.
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan anak, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya.
Selama seluruh rangkaian kegiatan pencarian dan evakuasi, situasi di lokasi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
(Agus)