HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Danau Panggang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring perkembangan debit air sungai di wilayah hukumnya.
Pemantauan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/01/2026) mulai pukul 10.00 WITA hingga 11.00 WITA, sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca dan kenaikan debit air sungai di Kecamatan Danau Panggang.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, Desa Palukahan menjadi wilayah yang terdampak banjir. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga terendam air, di antaranya Puskesmas Danau Panggang, Kantor Polsek Danau Panggang, serta Kantor Desa Palukahan.
Sementara itu, hasil pemantauan di jalur jalan tembus antar kecamatan menunjukkan adanya penurunan ketinggian air sekitar 13 sentimeter, yang mengindikasikan debit air sungai mulai berangsur surut, meskipun kondisi masih perlu terus diawasi.
Kapolsek Danau Panggang melalui personel yang bertugas menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan akibat banjir. Di antaranya dengan memberikan imbauan kepada warga yang bermukim di bantaran sungai agar tetap waspada, serta melarang anak-anak bermain di tepi sungai guna mencegah kejadian hanyut atau tenggelam.
Selain itu, Polsek Danau Panggang juga menjalin koordinasi aktif dengan Pemerintah Desa, agar setiap perkembangan kondisi banjir di wilayah terdampak dapat segera diinformasikan dan ditangani secara cepat dan tepat.
Dalam upaya kesiapsiagaan, Polsek Danau Panggang turut menyediakan peralatan pendukung penanganan banjir, seperti ban dalam sebagai alat pelampung, tali, serta sepatu bot, yang dapat digunakan sewaktu-waktu dalam membantu evakuasi atau pertolongan kepada warga.
Polsek Danau Panggang memastikan pemantauan debit air sungai akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut sesuai kondisi di lapangan.
(Agus)