HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut mendorong transformasi digital pelayanan publik melalui kegiatan simulasi aplikasi pendataan kendaraan bermotor berbasis digital yang terintegrasi dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus STIA Amuntai, Kamis (18/2/2026) mulai pukul 10.00 WITA.
Simulasi ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd, Kepala UPPBD Maqdis Pilatia, S.Sos, Rektor STIA Amuntai Reno Arrian, S.Sos., M.AP., CIQnR., CIQaR, Kepala Badan Pendapatan Daerah HSU, Kabid Inovasi dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Kalimantan Selatan, Jasa Raharja, serta personel Satlantas Polres HSU dan jajaran Bapenda.
Kegiatan yang diikuti mahasiswa STIA Amuntai ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Dalam simulasi tersebut, peserta diberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan aplikasi digital untuk pendataan kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan sistem perpajakan daerah.
Kasat Lantas Polres HSU menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap modernisasi pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sistem digital diharapkan mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan akurasi data kendaraan dan pajak daerah.
“Transformasi digital menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung inovasi berbasis teknologi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petugas maupun peserta memahami mekanisme operasional aplikasi secara lebih mendalam sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Selama pelaksanaan simulasi, kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polantas dalam menghadirkan pelayanan modern yang humanis, profesional, serta dekat dengan masyarakat demi mendukung Indonesia menuju era digital.
(Agus)