SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Seekor sapi jenis Limosin bernama “Si Gemoy” ditemukan terkapar tak bernyawa di areal persawahan Kampung Cicariu RT 08 RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Selasa pagi, 20 Oktober 2026.
Kematian sapi milik warga tersebut menyisakan kesedihan bagi keluarga pemilik dan warga yang mengenalnya.
Sapi berbadan besar itu merupakan milik Mang Ibo dan Ibu Ita, warga Kampung Cibuntu, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade. Selama ini, Si Gemoy dititipkan untuk dipelihara oleh Wa Jeuro yang tinggal di Kampung Cicariu, Desa Cipeundeuy.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, kondisi Si Gemoy diketahui sudah menurun. Menurut Wa Jeuro selaku pengurus sapi, tanda-tanda tersebut terlihat sejak tiga hari sebelumnya. Bahkan, Mang Ibo dan Ibu Ita telah mendatangi lokasi untuk melihat secara langsung kondisi hewan peliharaan mereka.
Upaya menjaga kondisi Si Gemoy juga dilakukan hingga menjelang pagi. Wa Jeuro mengungkapkan, dirinya bersama pihak yang menjaga sapi tersebut masih memantau kondisinya hingga pukul 03.00 WIB.
“Malam sebelumnya kami menjaganya hingga pukul 03.00 dini hari. Karena sudah pagi, kami pulang untuk beristirahat. Namun setelah shalat Subuh, saat diperiksa kembali, Si Gemoy sudah terkapar tak bernyawa di areal sawah,” ungkap Wa Jeuro dengan nada sedih.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian Si Gemoy belum diketahui. Meski berbagai upaya penanganan telah dilakukan, nyawa sapi tersebut tidak berhasil diselamatkan.
“Kami belum tahu pasti penyakit apa yang menyerang. Semua upaya penanganan sudah dilakukan namun tak tertolong. Mungkin memang belum rezekinya saja,” ujar pihak keluarga pemilik dengan ikhlas menerima kejadian tersebut.
Kabar kematian Si Gemoy dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar. Sejak pagi, sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi sapi tersebut sekaligus menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga pemilik.
Kepergian Si Gemoy menjadi kabar duka bagi Mang Ibo dan Ibu Ita. Sementara itu, penyebab kematian sapi tersebut masih menjadi tanda tanya karena belum diketahui secara pasti. (Dicky)