Santri 13 Tahun Diduga Jadi Korban Bullying di Ponpes Bukhoiriyyah Jepara, Mediasi Gagal dan Kasus Terancam Berlanjut ke Ranah Hukum

JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 20 November 2025 – Sebuah kasus dugaan perundungan (bullying) menimpa seorang santri berusia 13 tahun berinisial RAFD, siswa Wustho Kelas II Pondok Pesantren Bukhoiriyyah Jepara, Raguklampitan. Peristiwa ini menimbulkan trauma mendalam bagi korban dan membuat keluarga mempertimbangkan langkah hukum setelah mediasi dengan pihak pondok dinyatakan gagal.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa dugaan bullying terjadi pada Rabu, 12 November 2025, di ruang kelas Madrasah Wustho saat jam istirahat. Korban diduga dikeroyok oleh 4 hingga 5 teman sekelasnya, sehingga mengalami sejumlah luka memar pada kepala, bibir, punggung, dan dada. Korban kemudian menjalani visum di Puskesmas Pakisaji sebagai bukti medis.

Menurut informasi, setelah kejadian tersebut korban mendapat ancaman dari teman-temannya agar tidak melapor kepada pengurus pondok maupun orang tuanya. Dalam kondisi ketakutan dan tidak mampu menahan tekanan, korban memilih kabur dari pondok pada Kamis dini hari (13/11/2025).

Korban berjalan kaki dari Raguklampitan menuju rumahnya di Lebak dan tiba sekitar pukul 08.30 WIB. Saat tiba di rumah, korban tampak ketakutan dan hanya terdiam, hingga akhirnya orang tua memaksanya bercerita mengenai apa yang dialaminya.

Upaya Klarifikasi dan Mediasi Berujung Gagal

Pada Kamis siang, orang tua korban mendatangi pihak pondok untuk meminta klarifikasi. Namun, menurut keluarga, mereka hanya menerima janji bahwa pihak pondok akan mempertemukan mereka dengan orang tua para terduga pelaku.

Malam harinya, mediasi diadakan di lingkungan pondok pesantren. Sayangnya, proses tersebut dinyatakan gagal setelah salah satu orang tua terduga pelaku yang berasal dari Mindahan justru menantang keluarga korban untuk melaporkan kasus ini ke polisi, sebagaimana disampaikan keluarga korban kepada Bidik-Kasusnews pada 19- November 2025.

Sorotan Terhadap Pengawasan Pondok

Keluarga menilai pihak pondok dan yayasan kurang memberikan pengawasan terhadap perilaku santri, terutama terkait kekerasan dan budaya bullying. Mereka menilai kondisi ini tidak layak bagi lembaga pendidikan yang ingin memperoleh atau mempertahankan akreditasi.

“Yayasan tidak pantas mendapat akreditasi jika membiarkan budaya bullying dan lemahnya pengawasan terhadap perilaku menyimpang berupa kekerasan di lingkungan pondok,” ungkap pihak keluarga.

Respons Ketua Yayasan

Ketua Yayasan Ponpes Bukhoiriyyah, Gus Dimas, saat dikonfirmasi Bidik-Kasusnews pada 20 November 2025, hanya menyampaikan singkat:

“Njih mas, ada yang bisa saya bantu?”

Pihak yayasan hingga kini belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dugaan perundungan maupun langkah penanganannya.

Keluarga Pertimbangkan Aksi Hukum

Melihat anak mereka mengalami trauma, luka fisik, serta gagalnya mediasi, keluarga tengah mempertimbangkan membawa permasalahan ini ke pihak kepolisian.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap santri di lembaga pendidikan berbasis pesantren. Publik berharap agar pondok pesantren dapat memperbaiki pengawasan internal serta memastikan lingkungan yang aman bagi seluruh santri.(Wely-jateng)

Follow Us On

Trending Now​

Wujudkan Pembinaan Humanis, Rutan Jepara Fasilitasi Kebaktian Daring bagi Warga Binaan Kristen

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 11 Juni 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus berupaya memenuhi hak...

Bappeda Kota Sukabumi Sebut Kawasan Kumuh Kota Sukabumi Hingga Akhir 2025 Tersisa 160 Hektare

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mencatat luas kawasan kumuh yang masih...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres HSU Gelar Donor Darah dan Sunatan Massal, Ratusan Warga Ikut Berpartisipasi

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres...

Wali Kota Sukabumi Tegaskan Rumah Bantuan Dirawat, Jangan Dijual untuk Masa Depan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengingatkan warga penerima...

Bah Ahmad Sayuti Soroti Maraknya Kenakalan dan Kejahatan, Tekankan Pentingnya Penguatan Iman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Meningkatnya berbagai kasus kenakalan remaja hingga tindak...

Recent Post​

Kodim 0410 Bandar Lampung Lepas Serka Zuliman dengan Upacara Militer, Wujud Penghormatan Terakhir bagi Prajurit Berdedikasi

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana haru dan duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas wafatnya Serka Zuliman...

Wujudkan Pembinaan Humanis, Rutan Jepara Fasilitasi Kebaktian Daring bagi Warga Binaan Kristen

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 11 Juni 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus berupaya memenuhi hak beribadah bagi seluruh warga binaan tanpa...

Bappeda Kota Sukabumi Sebut Kawasan Kumuh Kota Sukabumi Hingga Akhir 2025 Tersisa 160 Hektare

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mencatat luas kawasan kumuh yang masih tersisa mencapai sekitar 160 hektare hingga akhir...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres HSU Gelar Donor Darah dan Sunatan Massal, Ratusan Warga Ikut Berpartisipasi

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan bakti...

Wali Kota Sukabumi Tegaskan Rumah Bantuan Dirawat, Jangan Dijual untuk Masa Depan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengingatkan warga penerima manfaat Program Penanganan Permukiman Kumuh...

Bah Ahmad Sayuti Soroti Maraknya Kenakalan dan Kejahatan, Tekankan Pentingnya Penguatan Iman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Meningkatnya berbagai kasus kenakalan remaja hingga tindak kejahatan yang terjadi belakangan ini menjadi...

Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional kembali ditunjukkan melalui...

POLRES KUNINGAN UNTUK SWASEMBADA PANGAN NASIONAL

Kuningan,-Bidik-kasusnews.com,.Sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada Pangan dan penguatan Ketahanan Pangan nasional, Sat Lantas Polres...

Kebersamaan Squad Nusantara Macan Kumbang Bangsri Warnai Acara Pernikahan Putra Anggota

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 10 Juni 2026 — Rasa solidaritas dan kekeluargaan ditunjukkan oleh keluarga besar Squad Nusantara Macan Kumbang...