HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM , 6 Januari 2026 — Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan sebagai langkah antisipasi dampak banjir di wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan pada Selasa pagi (6/1/2026) mulai pukul 08.00 hingga 09.00 Wita di sejumlah titik rawan genangan.
Berdasarkan hasil pantauan di pintu air Desa Beringin, ketinggian debit air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,70 meter, mengalami penurunan sekitar 7 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka 1,77 meter. Kondisi tersebut masih berada pada batas normal, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan.
Meski debit air menunjukkan tren penurunan, sejumlah desa dan permukiman warga masih terdampak genangan. Di Desa Danau Terate, air dilaporkan masuk ke sekitar 30 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara akses jalan titian sepanjang kurang lebih 200 meter turut tergenang dengan ketinggian air sekitar 2 sentimeter.
Sementara itu di wilayah Lok Bangkai, genangan air merendam teras dan badan rumah sebanyak 15 unit di RT 1 dan RT 8. Jalan lingkungan di RT 8 juga tergenang air setinggi sekitar 5 sentimeter sepanjang 50 meter. Kondisi serupa terjadi di Desa Patarikan, di mana air masuk ke rumah dan teras warga sebanyak 50 unit di RT 1 hingga RT 4 dengan ketinggian sekitar 2 sentimeter.
Di Desa Pandulangan, genangan air setinggi kurang lebih 5 sentimeter menggenangi jalan desa, serta merendam 35 rumah warga di RT 1 sampai RT 4. Sedangkan di Murung Padang, air masuk ke badan rumah sebanyak 10 unit dengan kedalaman hingga 10 sentimeter, serta merendam teras 25 rumah dengan ketinggian sekitar 2 sentimeter.
Adapun wilayah lain yang turut terdampak banjir meliputi Desa Beringin sebanyak 5 rumah, Baruh Tabing 4 rumah, Desa Teluk Serikat 3 rumah, Desa Teluk Buluh 7 rumah, serta Desa Karias Dalam 1 rumah warga. Untuk fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah dilaporkan nihil terdampak.
Namun, genangan air masih ditemukan di ruas Jalan Jermani Husin Km 4 dan Km 5, dengan kedalaman bervariasi antara 2 hingga 10 sentimeter.
Kapolsek Banjang melalui jajarannya menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di bantaran Sungai Balangan agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.
Selain itu, Polsek Banjang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan informasi perkembangan situasi dapat disampaikan secara cepat kepada masyarakat.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polsek Banjang turut menyiapkan posko sementara tanggap darurat, lengkap dengan peralatan penanganan banjir seperti pelampung darurat, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan debit air kembali naik dalam beberapa hari ke depan.
Polsek Banjang menegaskan akan terus memantau situasi dan melaporkan setiap perkembangan terkini, sembari mengajak masyarakat untuk tetap tenang, siaga, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
(Agus)