Balangan | Bidik-kasusnews.com — Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit air Sungai Balangan yang berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah desa wilayah hukumnya. Pemantauan dilakukan secara langsung pada Minggu (11/1/2026) pagi sebagai langkah antisipasi dini terhadap dampak yang lebih luas.
Berdasarkan hasil monitoring di Pintu Air Desa Beringin pada pukul 09.30 hingga 09.50 WITA, ketinggian air Sungai Balangan tercatat mencapai 1,83 meter atau mengalami kenaikan sekitar 3 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya. Kondisi tersebut saat ini berada pada status siaga.
Seiring meningkatnya debit air, sejumlah desa dilaporkan terdampak genangan. Di wilayah Danau Terate, air telah masuk ke sekitar 30 rumah warga di RT 1 hingga RT 3, sementara jalan titian sepanjang kurang lebih 200 meter ikut terendam. Di Lok Bangkai, genangan air merambah teras dan badan rumah warga serta menggenangi jalan lingkungan.
Kondisi serupa juga terjadi di Patarikan, Pandulangan, Murung Padang, Beringin, Baruh Tabing, Teluk Serikat, Teluk Buluh, hingga Karias Dalam, dengan total ratusan rumah terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi antara 2 hingga 10 sentimeter. Selain itu, satu titik di Jalan Jermani Husin Km 4 terendam air dengan kedalaman mencapai 10–15 sentimeter sepanjang sekitar 50 meter.
Kapolsek Banjang melalui laporan resminya menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah yang terdampak. Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengedepankan langkah preventif dan kesiapsiagaan.
“Personel Polsek Banjang telah memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, khususnya jika curah hujan masih tinggi,” ujarnya.
Selain itu, Polsek Banjang juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa setempat untuk percepatan penyampaian informasi perkembangan situasi, serta mempersiapkan pembentukan Posko Tanggap Darurat. Posko sementara di Polsek Banjang telah disiagakan dengan perlengkapan penanganan banjir seperti ban dalam sebagai pelampung, tali-temali, sepatu bot, jas hujan, serta obat-obatan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa genangan air diperkirakan masih bertahan karena aliran air belum sepenuhnya surut menuju muara Sungai Negara dan Sungai Tabalong. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan.
Polsek Banjang memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut guna menjamin keselamatan serta keamanan masyarakat.
(Agus)