Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com Polsek Babirik melaksanakan monitoring pertumbuhan tanaman jagung kuartal III di lahan pertanian milik kelompok tani Berkat Setia, Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Selasa (20/10/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
Monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 09.10 WITA tersebut mencakup lahan seluas 3 hektare milik Bahri, yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang dibudidayakan telah berusia 91 hari setelah tanam (HST), dengan tinggi tanaman mencapai sekitar 182 sentimeter. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih varietas Bisi 18 sebanyak 75 kilogram atau 75 bungkus, sesuai data pelaporan kegiatan.
Penanaman dimulai pada 21 Juli 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 21 November 2026 mendatang.
Pantau Perkembangan Tanaman Menjelang Panen
Dalam kegiatan budidaya tersebut, kelompok tani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara itu, herbisida yang digunakan adalah Basmilang. Pengolahan lahan dan kegiatan pertanian masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan tenaga kerja.
Monitoring ini menjadi bagian dari upaya pemantauan perkembangan pertanian di wilayah setempat. Melalui pemantauan berkala, kondisi tanaman dapat diketahui dan perkembangan menuju masa panen dapat terus diperhatikan.
Lahan jagung milik Kelompok Tani Berkat Setia di Desa Pinangkara diharapkan dapat menghasilkan panen sesuai perkiraan waktu yang telah ditetapkan. Meski demikian, hasil panen nantinya tetap bergantung pada kondisi tanaman, cuaca, serta faktor teknis lainnya selama masa pemeliharaan.
Sinergi Polisi dan Masyarakat dalam Mendukung Pertanian
Kegiatan monitoring pertumbuhan jagung tersebut juga mencerminkan keterlibatan Polsek Babirik dalam memantau aktivitas pertanian masyarakat di wilayah binaan.
Pendataan mengenai luas lahan, usia tanaman, varietas benih, penggunaan pupuk, hingga perkiraan panen menjadi informasi penting untuk mengetahui perkembangan budidaya jagung di tingkat kelompok tani.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung kegiatan produktif warga, termasuk sektor pertanian yang berperan penting bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan perekonomian masyarakat.
Dengan luas lahan mencapai 3 hektare dan jadwal panen yang diperkirakan pada November 2026, perkembangan tanaman jagung Kelompok Tani Berkat Setia di Desa Pinangkara akan menjadi bagian dari pemantauan pertanian di wilayah tersebut.
(Agus)