HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM Jajaran Polsek Babirik terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dengan melakukan monitoring debit air di sejumlah titik strategis wilayah Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (8/1/2026) pagi.
Pemantauan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif menyusul curah hujan yang masih tergolong tinggi dalam beberapa waktu terakhir, khususnya sejak Desember lalu, yang berpotensi memicu peningkatan debit air.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh personel Polsek Babirik, yakni Aipda Kunt arso, Aipda Zainuddin, Briptu Hendra, dan Bripda M. Jhodi Rahman, dengan menyasar pintu air serta ruas jalan yang berada di jalur Babirik–Danau Panggang.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus pemantauan antara lain Pintu Air Desa Kalumpang Luar, Pintu Air Desa Sungai Luang Hulu, serta ruas Jalan Babirik–Danau Panggang di Desa Sungai Luang Hilir, Murung Panti Hilir, dan Babirik Hilir.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sejumlah ruas jalan umum terpantau mulai tergenang air dengan ketinggian antara 1 hingga 3 sentimeter, khususnya di Desa Sungai Luang Hilir, Murung Panti Hilir, dan Babirik Hilir.
Sementara itu, debit air di pintu air Desa Sungai Luang Hulu tercatat mengalami kenaikan sekitar 1 sentimeter, dari sebelumnya 201 sentimeter menjadi 202 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di Pintu Air Desa Kalumpang Luar, yang naik dari 212 sentimeter menjadi 213 sentimeter.
Kapolsek Babirik melalui keterangannya menyampaikan bahwa meskipun genangan masih tergolong ringan, pihaknya tetap melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan situasi tetap terkendali dan meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat.
“Polsek Babirik akan terus memonitor perkembangan debit air, baik kenaikan maupun penurunan, sehingga dapat memberikan rekomendasi dan mengambil langkah cepat apabila terjadi situasi darurat,” ujarnya.
Selain pemantauan, Polsek Babirik juga menjalin koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang tinggal di daerah rawan genangan.
Monitoring debit air ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang prediktif, responsif, dan transparan, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.
(Agus)