Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan terhadap program swasembada pangan sekaligus memantau kondisi tanaman yang terdampak genangan air.
Monitoring dilakukan oleh Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eri Dian dengan meninjau langsung lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan di Desa Panangkalaan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung memiliki tinggi berkisar antara 50 hingga 90 sentimeter. Namun, sebagian tanaman menunjukkan daun menguning akibat kondisi lahan yang tergenang dan memiliki tingkat kelembapan tinggi. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman apabila tidak segera ditangani.
Kapolsek Amuntai Utara mengatakan kegiatan monitoring dilakukan secara rutin sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain memantau perkembangan tanaman, personel juga berkoordinasi dengan kelompok tani untuk mengetahui kondisi lahan serta kendala yang dihadapi selama masa budidaya.
Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani dalam mengantisipasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil panen, termasuk dampak cuaca dan genangan air yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman jagung.
Polres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek terus berkomitmen mendukung program swasembada pangan dengan hadir di tengah masyarakat, memberikan pendampingan kepada petani, serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan tanaman serta memberikan dukungan kepada para petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
(Agus)