AMUNTAI – Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini lahan jagung sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani.
Pemantauan dilaksanakan pada Kamis (24/9/2026) mulai pukul 11.45 WITA di lahan jagung Pondok Pesantren Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan tersebut dilakukan personel Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari Aipda M. Rifqy Maulidin, Aipda Sahat, M.T.S., S.H., Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Hendra, S.S.T.ARS.
Dalam monitoring tersebut, personel melakukan pengecekan terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari pemantauan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah.
Selain mendukung ketersediaan pangan, pengembangan tanaman jagung juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan domestik, termasuk sebagai bahan pangan maupun pakan ternak, melalui optimalisasi lahan pertanian milik masyarakat.
Namun, berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah saat ini menghadapi kondisi kekeringan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan karena dapat memengaruhi perkembangan tanaman dan hasil produksi jagung. Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan monitoring terhadap lahan-lahan yang mengalami kekeringan.
Hasil pemantauan selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dasar untuk melihat kebutuhan rekomendasi maupun langkah yang dapat dilakukan terhadap kondisi lahan petani.
Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu memperoleh gambaran perkembangan tanaman jagung di lapangan sekaligus mendukung upaya menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
(Agus)