Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,.Polres Cirebon Kota telah mengungkap kasus perundungan yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon. Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial dan menimbulkan keprihatinan masyarakat terhadap keamanan dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah.
.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga anak yang diduga sebagai pelaku perundungan. Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa orang tua dari siswa yang menjadi korban, serta guru-guru yang mengetahui kejadian tersebut. “Kami sudah periksa anak-anak yang diduga merundung, termasuk orang tua siswa dan guru. Mudah-mudahan proses penanganannya dapat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
.
Menurut AKBP Eko, proses hukum terhadap anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus ini mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia menegaskan bahwa prioritas utama dalam penanganan adalah pembinaan, namun proses pidana tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Ini prosesnya masih panjang. Kami perlu mempertimbangkan juga dari Bapas dan Dinas Sosial. Jadi, tidak bisa langsung diputuskan, tetapi kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan terbuka,” terangnya.
.
Selain penanganan kasus pidana, Polres Cirebon Kota juga menurunkan tim kesehatan untuk melakukan trauma healing kepada korban perundungan agar proses pemulihan secara psikologis berjalan optimal.
.
Di tempat berbeda, Kepala Sekolah SMPN Kecapi, Euis Sulastri, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan pertemuan dan pembinaan dengan orang tua kedua belah pihak, baik korban maupun pelaku. “Pertemuan orang tua sudah kami lakukan sejak kasus ini mencuat. Saat ini, kami sedang menunggu hasil dari pihak kepolisian terkait proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.
.
Euis menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia juga berharap, proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi semua pihak.
.
Kasus perundungan ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat, sebagai pengingat pentingnya perlindungan dan pendidikan karakter anak-anak di lingkungan sekolah. Polres Cirebon Kota berjanji akan terus melakukan penanganan secara profesional dan humanis demi menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
(Asep Rusliman)