JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Komitmen memperkuat tata kelola organisasi kembali ditegaskan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pembenahan internal sekaligus penguatan kinerja menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo. Dalam kesempatan tersebut, ia melantik Benny Apridona sebagai Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Bachtiar Oktaffiandi sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, serta Moh. Riza Aliyafi sebagai Kepala Subseksi Pengelolaan.
Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat, diawali pembacaan keputusan, pengambilan sumpah jabatan, hingga penandatanganan berita acara. Momentum ini menjadi simbol kesiapan para pejabat untuk menjalankan tugas dengan dedikasi dan tanggung jawab.
Dalam arahannya, Renza Maisetyo menekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif dan kolaboratif di setiap lini. Ia mengingatkan bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan soliditas tim dan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
“Setiap pejabat harus mampu menjadi motor penggerak di unit kerjanya. Bangun koordinasi yang kuat, ciptakan inovasi, dan pastikan pelayanan berjalan transparan serta akuntabel,” pesannya.
Selain itu, pembangunan Zona Integritas menuju WBK menjadi prioritas yang terus digaungkan. Seluruh jajaran diminta menjaga integritas, menolak segala bentuk penyimpangan, serta menghadirkan pelayanan yang humanis dan profesional.
Dengan komposisi pejabat manajerial yang baru, Rutan Jepara optimistis mampu melangkah lebih progresif. Sinergi, integritas, dan semangat pembaruan diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berdaya saing.
(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara