JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara –23-mei-2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp 86 miliar pada tahun anggaran 2025. Pinjaman ini diajukan sebagai bagian dari strategi percepatan pelayanan publik, khususnya dalam penyediaan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman.
Menurut keterangan penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda)kabupaten jepara Ary Bachtiar saat di konfirmasi Bidik-kasusnews jum,at(23/5/2025)Menyapaikan pihak Pemkab, pinjaman tersebut bertujuan mempercepat pembangunan yang seharusnya dilakukan dalam kurun waktu lima tahun menjadi hanya satu hingga dua tahun. Fokus utamanya adalah pada pembangunan dan perbaikan jalan-jalan strategis dengan tingkat kebutuhan mobilitas yang tinggi.
“Anggaran ini akan digunakan sepenuhnya untuk peningkatan kualitas dan panjang ruas jalan di wilayah-wilayah dengan road demand tinggi. Ini demi mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Ary Bachtiar
Sebelumnya, Pemkab Jepara telah mengalokasikan Rp 40 miliar untuk perbaikan jalan. Namun dana tersebut hanya mampu membiayai proyek-proyek jalan berskala kecil, yang bersumber dari usulan-usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Oleh karena itu, penambahan anggaran melalui pinjaman daerah dinilai sebagai solusi untuk menjangkau proyek yang lebih luas dan berdampak signifikan.
Skema pengembalian pinjaman ini akan dilakukan secara bertahap atau dicicil hingga akhir masa jabatan Bupati. “Ini bukan beban fiskal, melainkan strategi percepatan. Anggaran tahunan yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan jalan akan dialihkan untuk membayar cicilan pinjaman,” tambahnya.
Pinjaman akan diberikan oleh Bank Jateng, yang berperan sebagai lembaga pemberi pinjaman. Proses pengajuan pinjaman ini juga akan melibatkan Kementerian Keuangan, yang bertugas menilai kemampuan fiskal daerah sebagai salah satu syarat persetujuan.
Terkait tanggapan masyarakat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara, Pemkab optimistis mendapatkan dukungan. “Rencana ini akan kami bahas bersama DPRD. Mengingat urgensi perbaikan infrastruktur jalan bagi masyarakat, kami yakin DPRD akan memberikan dukungan penuh,” pungkasnya.(Wely-jateng)