JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Zero Halinar), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara melaksanakan kegiatan tes urine khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan segera menghirup udara bebas. Pelaksanaan tes ini berlangsung dengan tertib dan pengawasan ketat pada hari Senin (23/02/2026).

Proses tes urine dilakukan melalui tahapan yang sistematis. Kegiatan diawali dengan pendataan kelengkapan administrasi para WBP yang masuk dalam daftar pembebasan. Setelah data terverifikasi, petugas membagikan pot urine kepada masing-masing WBP untuk dilakukan pengujian.
Pelaksanaan tes ini didampingi langsung oleh Perawat Mahir Rutan Jepara, Titin Dwi Nurhayati. Dalam menjalankan tugasnya, kelancaran kegiatan ini juga didukung oleh kolaborasi yang solid bersama asisten medis, Eni Puspita Sari, serta keterlibatan aktif para peserta program Maganghub Batch 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Titin Dwi Nurhayati menjelaskan bahwa prosedur pemeriksaan dilakukan dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Petugas medis bersiaga menunggu hasil tes untuk memverifikasi apakah sampel tersebut menunjukkan hasil negatif atau positif terhadap zat adiktif terlarang.
“Kami memastikan seluruh proses pengambilan hingga pengecekan sampel urine berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur kesehatan. Bagi WBP yang hasil tes urinenya sudah keluar dan dinyatakan negatif, tahapan selanjutnya adalah pengambilan gambar wajah sebagai bukti dokumentasi resmi yang dilampirkan dalam berkas pembebasan,” jelas Titin.
Sementara itu, Renza Maisetyo selaku pihak Rutan Jepara menegaskan bahwa tes urine ini merupakan syarat mutlak dan filter terakhir yang harus dilewati oleh narapidana sebelum kembali ke tengah-tengah masyarakat.
“Ini adalah wujud antisipasi dan deteksi dini kami. Melalui tes urine ini, kita ingin memastikan dan memberi garansi bahwa WBP yang keluar dari Rutan Jepara benar-benar dalam kondisi bersih dari pengaruh narkoba. Mereka harus siap memulai lembaran baru dan menjadi anggota masyarakat yang produktif,” tegas Renza Maisetyo.
Melalui sinergi antara tim medis, jajaran petugas rutan, dan dukungan dari tenaga magang Kemnaker, kegiatan tes urine ini berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga seluruh proses selesai.
(Wely)
Sumber;Humas Rutan jepara