Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada jagung terus mendapat perhatian di wilayah Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Polsek Banjang melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Jumat (4/9/2026).
Monitoring yang dilakukan sekitar pukul 11.00 Wita tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan kegiatan budidaya jagung di wilayah hukum Polsek Banjang berjalan dengan baik.
Lahan yang dipantau berada di Desa Pulau Damar dengan luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan oleh Sadikin dan merupakan lahan kelompok tani mandiri yang mendapat pembinaan dari Polri.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung telah berusia sekitar 117 hari sejak ditanam pada 12 Mei 2026. Tanaman yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18.
Pertumbuhan tanaman saat dilakukan monitoring dilaporkan mencapai sekitar 2 meter hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, panen diperkirakan dapat dilakukan pada 10 Oktober 2026.
Dalam proses budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida. Pengolahan dan perawatan lahan sejauh ini masih dilakukan secara manual.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi.
Kehadiran personel kepolisian dalam monitoring pertanian ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Banjang.
Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kondisi yang dihadapi petani selama proses budidaya hingga memasuki masa panen.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif.
Polsek Banjang juga terus mendorong sinergi dengan masyarakat dalam mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)