HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Panen jagung mandiri kuartal III tahun 2026 di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, menghasilkan sebanyak 8 ton jagung pakan dari lahan seluas 3 hektare, Senin (26/10/2026). Hasil panen tersebut diperoleh di tengah tantangan cuaca panas dan minimnya ketersediaan air yang memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 10.30 Wita itu dilaksanakan di lahan pertanian milik Ardimansyah yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Sukan Tani. Kapolsek Amuntai Selatan bersama personel Polsek Amuntai Selatan turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama pengelola lahan.
Panen jagung mandiri ini merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan tahun 2026, sekaligus memantau hasil budidaya jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Berdasarkan data hasil panen, lahan seluas 3 hektare tersebut menghasilkan total 8 ton jagung pakan. Dengan demikian, rata-rata hasil panen mencapai sekitar 2,67 ton per hektare.
Hasil tersebut masih berada di bawah angka 4 ton per hektare yang disebut sebagai hasil panen ideal dalam laporan kegiatan. Kondisi ini dipengaruhi sejumlah kendala selama masa pertumbuhan tanaman.
Musim kemarau panjang yang berkaitan dengan fenomena El Niño, cuaca panas, serta terbatasnya sumber air menjadi tantangan bagi petani. Selain itu, kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut dilaporkan sebagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman jagung.
Sebagian tanaman diketahui tumbuh dengan kondisi kurus dan pendek sehingga menghasilkan tongkol jagung yang cenderung berukuran kecil. Keadaan tersebut berdampak pada hasil panen yang belum mencapai potensi optimal.
Meski menghadapi berbagai kendala alam, kegiatan panen tetap berlangsung dengan lancar dan kondusif. Hasil panen ini menjadi gambaran penting mengenai tantangan yang dihadapi petani dalam menjaga produktivitas pertanian, terutama ketika ketersediaan air terbatas dan kondisi cuaca kurang mendukung.
Melalui kegiatan panen jagung mandiri kuartal III ini, sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan pengelola lahan diharapkan terus terjalin dalam mendukung sektor pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi bagian dari upaya membangun kerja sama dalam mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk pertanian sebagai salah satu sektor penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
(Agus)