SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat melalui program “Ngalongok Dulur di Lembur”.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tersebut dikemas dengan perjalanan bersama sekaligus pelayanan sosial di sejumlah wilayah.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah memulai perjalanan dari Pusbangdai, Kecamatan Cikembar, Sabtu (19/9/2026).
Perjalanan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan kebersamaan. Di sejumlah titik, rombongan menghadirkan berbagai bentuk pelayanan masyarakat, mulai dari bakti sosial, pasar murah, pelayanan publik, penyaluran bantuan air bersih hingga bantuan bedah rumah.
Dari Kecamatan Cikembar, rombongan bergerak menuju Alun-Alun Jampangtengah untuk melaksanakan bakti sosial, pasar murah dan pelayanan publik.
Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke Puncak Buluh, Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon, dengan agenda penyaluran bantuan air bersih dan bakti sosial.
Rombongan kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Surade untuk kembali menggelar bakti sosial sekaligus menyerahkan bantuan bedah rumah.
Kegiatan serupa juga dilakukan di Kecamatan Ciracap melalui bantuan air bersih, bakti sosial dan program bedah rumah.
Rangkaian “Ngalongok Dulur di Lembur” direncanakan berakhir di kawasan Pantai Ujunggenteng dengan agenda pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.
Bupati juga mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat.
Turun ke lapangan, menurutnya, juga penting untuk melihat potensi sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di setiap wilayah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat. Kami yang merupakan pelayan masyarakat, harus turun langsung ke masyarakat. Ini upaya memperkuat pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep Japar.
Ia menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya menerima laporan dari balik meja. Kehadiran langsung di tengah masyarakat diperlukan agar persoalan yang ada dapat diketahui secara lebih nyata sekaligus menjadi bahan dalam menentukan langkah pembangunan.
Di sisi lain, Bupati mengingatkan seluruh peserta yang mengikuti perjalanan agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama berkendara. “Patuhi aturan lalu lintas dan saling mengingatkan selama perjalanan,” pungkasnya. (Dicky)