JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara –(16/7) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) sebagai sarana sosialisasi program pembinaan kemandirian bagi para tahanan baru. Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai program pembinaan yang tersedia di Rutan Jepara, seperti pertukangan dan finishing mebel, ketahanan pangan, budidaya hortikultura, serta rencana pengembangan budidaya ikan lele sistem bioflok sebagai bekal keterampilan selama menjalani masa pembinaan.
Selain sosialisasi program, petugas juga melaksanakan asesmen keahlian terhadap setiap tahanan baru untuk mengidentifikasi latar belakang pekerjaan, pengalaman, minat, dan keterampilan yang dimiliki. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar dalam menentukan program pembinaan yang paling sesuai, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu mengembangkan potensi masing-masing peserta.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Jepara, Benny Apridona, menyampaikan bahwa Mapenaling tidak hanya bertujuan membantu tahanan beradaptasi dengan lingkungan Rutan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mereka mengikuti program pembinaan. Melalui sosialisasi dan asesmen keahlian ini, kami dapat memetakan potensi setiap tahanan sehingga mereka memperoleh pembinaan yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat, ujar Benny.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang berkualitas, terarah, dan berorientasi pada pemberdayaan. Dengan pemetaan potensi sejak awal masa penahanan, program pembinaan kemandirian diharapkan mampu mencetak pribadi yang lebih produktif, mandiri, dan siap berintegrasi kembali di tengah masyarakat.(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara