Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga keberlanjutan program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Selasa (25/8/2026), personel Polsek Amuntai Tengah melaksanakan monitoring perkembangan lahan jagung milik petani di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi lahan sekaligus memantau perkembangan program penanaman jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah.
Monitoring dilaksanakan oleh Aipda Dwi Hartono selaku Bawas Piket, Aipda Iwan Krisnawan selaku Ka Jaga, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T.Ars, serta Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan kendaraan patroli dan alat komunikasi HT.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih dalam kondisi tergenang air. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala bagi petani untuk melakukan penanaman jagung dalam beberapa waktu ke depan.
Genangan air yang masih terjadi membuat sejumlah lahan belum memungkinkan untuk kembali ditanami. Karena itu, pemantauan kondisi lahan dan debit air menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya.
Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan pertanian, termasuk kondisi genangan dan perubahan debit air. Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus pertimbangan dalam memberikan rekomendasi dan menentukan langkah yang diperlukan.
Selain sebagai bentuk pengawasan terhadap perkembangan program swasembada jagung, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kemandirian pangan melalui optimalisasi produksi pertanian masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak.
Jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa monitoring akan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Dengan pemantauan rutin, diharapkan setiap kendala yang dihadapi petani dapat diketahui lebih awal dan dicarikan langkah penanganan yang tepat.
(Agus)