HULU SUNGAI UTARA, BIDIK-KASUSNEWS.COM
Pembangunan Sarana Pendidikan dan Pelatihan Anak Usia Dini (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Hulu Sungai Utara (HSU) terus dikebut. Pada Sabtu (15/11/2025), Korwil BGN HSU melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar dan ketentuan yang ditetapkan.
Kegiatan berlangsung pukul 09.00–10.45 Wita di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari HSU, Jalan Jermani Husein, Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang. Hadir dalam peninjauan tersebut Korwil BGN HSU Eka Noviliyanti, S.Ak., Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., Wakapolres KOMPOL Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., serta perwakilan Yayasan Kemala Bhayangkari dan personel Polres maupun Polsek Banjang.
Korwil BGN Sebut SPPG HSU Paling Memenuhi Standar
Dalam pengecekan tersebut, Korwil BGN menyampaikan sejumlah catatan penting sebagai bahan perbaikan. Ia menilai bangunan SPPG Kemala Bhayangkari HSU merupakan yang paling memenuhi standar BGN dibandingkan SPPG lain di Kabupaten HSU, baik dari segi fisik, ukuran, maupun infrastruktur.
Meski demikian, beberapa detail teknis masih perlu disempurnakan, di antaranya:
– Sistem pembuangan limbah agar dibuat terpisah dan dikoordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup.
– Toilet pria dan wanita harus dipisahkan atau diberi penanda.
– Tempat pencucian ompreng dan sarana dapur harus dibuat terpisah.
– Wastafel wajib dilengkapi penyaring minyak.
– Laporan perkembangan pembangunan diminta disampaikan setiap hari kepada Korwil BGN.
Korwil BGN juga menegaskan kesiapannya mendampingi pihak yayasan hingga pembangunan selesai, dengan harapan koordinasi dapat dilakukan lebih intens.
Penjelasan Kapolres HSU: Pembangunan Lambat karena Standar Tinggi
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto turut memberikan penjelasan terkait progres pembangunan yang dinilai lambat. Menurutnya, standar konstruksi yang harus mengikuti ketentuan Polda Kalsel membuat proses memerlukan ketelitian lebih.
Penjelasan tersebut mendapat apresiasi dari Korwil BGN setelah melihat bahwa bangunan SPPG memiliki kualitas struktur yang kokoh, berbeda dari bangunan SPPG lain di kecamatan yang masih banyak menggunakan material kalsibot.
Progress Mencapai 90 Persen
Hingga hari pengecekan, progres pembangunan SPPG telah mencapai 90 persen. Adapun pekerjaan yang belum selesai meliputi:
– Pemasangan keramik
– Pemasangan plafon berbahan kalsibot
– Pengecatan
– Pembuatan area pencucian ompreng
Secara keseluruhan, kegiatan peninjauan berjalan aman dan lancar. Polres HSU memastikan perkembangan pembangunan akan terus dilaporkan secara berjenjang. ( Agus)

