BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Jajaran Kodim 0410/KBL bersama unsur Forkopimda, TNI, dan masyarakat menggelar Karya Bakti Gerakan Lingkungan Hidup Bebas Sampah (Zero Waste) di kawasan Pasar Bambu Kuning, Tanjung Karang Pusat, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi instruksi Presiden Republik Indonesia terkait pengelolaan lingkungan hidup.
Aksi bersih-bersih diawali dengan apel gabungan di halaman parkir Pasar Raya Lebak Budi yang dipimpin Aster Kol Inf Anang Sofyan Efendi. Apel tersebut dihadiri Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, perwakilan Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, serta jajaran TNI dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Dandim 0410/KBL yang diwakili Danramil 410-05/TKP Mayor Inf Bunyamin menegaskan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus komitmen mendukung kebersihan lingkungan.
“Babinsa turun langsung bersama masyarakat dan instansi terkait. Ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga edukasi bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama,” ujar Mayor Bunyamin.
Sebanyak 420 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Denmadam, Kodim 0410/KBL, Lanal Lampung, Polri, Yonif 7/Marinir, BPBD, FKPPI, HIPAKAD, Satpol PP, Linmas, komunitas peduli lingkungan, hingga warga sekitar.
Sasaran pembersihan difokuskan di Pasar Smep dan Pasar Pasir Gintung, termasuk jalur penghubung menuju Pasar Bambu Kuning yang kerap menjadi titik penumpukan sampah. Personel gabungan tampak membersihkan saluran air tersumbat, mengangkut sampah plastik dan limbah pasar, serta menyapu area pedagang kaki lima.
Dalam amanatnya, Kol Inf Anang Sofyan Efendi menekankan bahwa persoalan sampah telah menjadi isu global yang memerlukan kesadaran kolektif. Menurutnya, pengelolaan sampah yang buruk dapat berdampak pada banjir, pencemaran tanah, hingga menurunnya produktivitas lahan.
“Kota Bandar Lampung sudah tertata cukup baik, namun masih ada titik rawan sampah. Karena itu, perubahan harus dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dan dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung lebih dari satu jam dan berakhir sekitar pukul 09.45 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Sejumlah karung berisi sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdekat.
Melalui gerakan Zero Waste ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam mewujudkan Bandar Lampung yang bersih dan sehat.
(Agus)

