JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Rutan Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui optimalisasi perawatan tanaman di lahan pertanian binaan. Kali ini, fokus diarahkan pada tiga komoditas utama yang sedang dibudidayakan, yakni cabai, kemangi, dan jahe, yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Sebagai salah satu satuan kerja yang aktif mengembangkan sektor pertanian internal, Rutan Jepara terus melakukan pemantauan intensif terhadap proses pemupukan dan pengendalian hama. Pemberian pupuk secara terukur dan penggunaan insektisida yang tepat sasaran menjadi strategi utama untuk memastikan tanaman tumbuh optimal, sehat, dan produktif.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga memberikan pelatihan praktik pertanian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka bebas nanti.
“Pemupukan yang teratur dan pengendalian hama yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas tanaman. Cabai, kemangi, dan jahe adalah tanaman yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan melibatkan warga binaan secara langsung, kami ingin memberikan keterampilan nyata sekaligus meningkatkan kemandirian pangan rutan,” ujarnya.
Proses pemupukan dilakukan menggunakan kombinasi pupuk organik dan kimia dengan dosis yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan tiap tanaman. Tanaman cabai mendapatkan pemupukan lanjutan untuk merangsang pertumbuhan buah, sementara kemangi diberikan pupuk nitrogen untuk menjaga kesegaran daun. Adapun tanaman jahe difokuskan pada penambahan nutrisi tanah guna mempercepat pembentukan rimpang.
Selain itu, petugas pembina kemandirian bersama warga binaan juga melakukan penyemprotan insektisida secara berkala untuk mencegah serangan hama seperti kutu daun, ulat, dan jamur yang berpotensi menghambat produktivitas tanaman. Semua proses dilakukan dengan pengawasan ketat agar tetap aman dan sesuai standar pertanian ramah lingkungan.
Warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. Mereka dibimbing untuk memahami waktu pemupukan, jenis pupuk yang tepat, cara meramu larutan insektisida, hingga teknik penyemprotan yang efektif. Kegiatan pertanian ini sekaligus menjadi wadah rehabilitasi yang bermanfaat dan menambah wawasan.
Dengan langkah-langkah ini, Rutan Jepara berharap dapat menjaga pasokan pangan internal, mengurangi ketergantungan terhadap pembelian dari luar, sekaligus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Budidaya cabai, kemangi, dan jahe diproyeksikan menjadi salah satu potensi unggulan yang dapat dikembangkan lebih luas ke depannya.
Program ketahanan pangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Rutan Jepara tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk berkembang melalui kegiatan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan.(Wely-jateng)
Sumber:Humas Rutan jepara