SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terus memperkuat budaya kerja aparatur desa dengan menanamkan disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab sebagai standar utama dalam menjalankan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, setiap perangkat desa didorong untuk mampu menjalankan tugas secara mandiri tanpa bergantung pada pengawasan maupun instruksi pimpinan.
Budaya kerja tersebut dirangkum dalam tiga prinsip yang menjadi pegangan jajaran pemerintahan desa, yakni disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperhatikan, serta bertanggung jawab tanpa harus diminta.
Menurut Bakang, prinsip tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap perangkat desa.
Dengan demikian, setiap aparatur memiliki kesadaran untuk menjalankan tugas dan kewajibannya secara konsisten.
Penerapan disiplin mandiri juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif, efisien dan berintegritas.
Perangkat desa dituntut memiliki inisiatif, memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, serta mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab.
“Disiplin bukan karena takut diawasi, tetapi karena sadar terhadap tugas dan tanggung jawab. Begitu juga bekerja, tidak harus menunggu diperhatikan. Setiap perangkat harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya,” ujarnya.
Dengan pola tersebut, Pemerintah Desa Cipeundeuy berupaya membangun lingkungan kerja yang profesional sekaligus mendorong aparatur untuk lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Budaya disiplin mandiri diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja perangkat desa, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
Pelayanan yang cepat, tepat, transparan dan bertanggung jawab menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang semakin baik. (Dicky)