SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai acara syukuran kediaman baru Kepala Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Bakang Anwar As’Adi, Sabtu malam (24/10/2026).
Rumah bergaya villa yang berlokasi di Jalan Cicadas–Cimandala itu diharapkan tak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi demi kemajuan desa.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, para ketua RT dan RW se-Desa Cipeundeuy, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua MUI beserta jajaran, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bakang menyampaikan bahwa syukuran tersebut digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus memohon doa agar kediaman barunya membawa keberkahan.
“Tiada lain, saya mengundang Bapak semua untuk bersama-sama melakukan tawasulan dan syukuran atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. Saya memohon doa keberkahan atas tempat tinggal baru ini,” ungkapnya.
Rangkaian acara berlangsung khidmat. Kegiatan diawali dengan tawasul yang dipimpin KH. Endang, paman Bakang, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama.
Sementara itu, pembacaan Manakib dipimpin K. Sehudin yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Desa Cipeundeuy.
Di balik pelaksanaan syukuran tersebut, terselip cerita menarik mengenai persiapan acara yang berlangsung di luar rencana awal.
Bakang mengaku awalnya belum menentukan waktu pelaksanaan syukuran hingga akhirnya mengetahui adanya persiapan konsumsi yang telah dilakukan Mang Otet.
“Sebenarnya syukuran ini belum waktunya dilaksanakan. Saya melihat status Mang Otet yang sedang menyiapkan konsumsi, lalu saya telepon dan tanyakan untuk keperluan apa.
Mang Otet menjawab sudah dipesan dan dibayar, pesannya untuk ke Bapak Kades,” tuturnya sambil tersenyum.
Bakang mengaku sempat terkejut karena dirinya belum menetapkan jadwal syukuran. Namun, melihat niat baik Mang Otet bersama istrinya yang telah mempersiapkan konsumsi, ia kemudian memutuskan untuk mengundang berbagai unsur masyarakat agar dapat berkumpul dan berdoa bersama.
“Saya terkejut, karena waktu pelaksanaannya belum saya tentukan. Namun berkat kebaikan Mang Otet dan istrinya yang telah menyiapkan segalanya, akhirnya kami putuskan untuk mengundang Bapak semua hadir malam ini. Terima kasih Mang Otet, semoga kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya.
Lebih dari sekadar syukuran, pertemuan itu menjadi momentum bagi Bakang untuk menegaskan bahwa kediaman barunya terbuka bagi masyarakat.
Ia berharap tempat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah menampung aspirasi warga, meskipun bangunannya belum sepenuhnya rampung.
“Bangunan ini belum seratus persen selesai, namun saya berharap kehadiran Bapak semua malam ini membawa keberkahan. Anggaplah villa ini milik kita semua, atau sekadar tempat berkumpul dan menampung aspirasi warga Desa Cipeundeuy,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat agar tidak merasa sungkan untuk datang, baik untuk beristirahat, menikmati kopi bersama, maupun membicarakan berbagai persoalan dan gagasan yang berkaitan dengan pembangunan desa.
“Jangan pernah sungkan untuk mampir. Jika ingin beristirahat, sekadar ngopi, atau berdiskusi untuk kemajuan desa kita, silakan datang kapan saja. Mari kita bangun Cipeundeuy yang kita cintai ini bersama-sama,” tegas Bakang.
Sikap terbuka tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Dengan menjadikan kediamannya sebagai tempat berkumpul dan bertukar pikiran, Bakang ingin mendorong tumbuhnya kebersamaan serta partisipasi warga dalam mewujudkan Desa Cipeundeuy yang semakin maju dan harmonis. (Dicky)