JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Cerahnya cuaca menyatu dengan semangat gotong royong di halaman Rutan Kelas IIB Jepara. Pagi itu, Jumat (10/10), bukan sekadar rutinitas di balik jeruji. Ada yang istimewa: “Jumat Berkah”, sebuah gerakan sosial yang kini menjadi napas baru di lingkungan Rutan, diinisiasi langsung oleh Kepala Rutan, Renza Maisetyo.

Di tengah keterbatasan ruang dan waktu, kegiatan yang sederhana ini justru menghadirkan makna yang besar baik bagi warga binaan, petugas, maupun masyarakat sekitar..
Kegiatan “Jumat Berkah” mencakup pembagian paket nasi kepada warga masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar Rutan. “Ini bukan soal jumlah yang dibagikan, tapi nilai yang ditanamkan. Bahwa hidup selalu punya ruang untuk peduli,” tambah Renza.
Sejak menjabat sebagai Kepala Rutan, Renza Maisetyo dikenal sebagai figur pembina yang tegas namun humanis. Ia membawa pendekatan baru dalam pemasyarakatan bukan hanya penegakan aturan, tetapi juga penyembuhan jiwa.

Program seperti pembinaan spiritual, pelatihan keterampilan, pendirian perpustakaan untuk warga binaan, hingga program Rutan Bersinar (Bersih dari Narkoba) terus digalakkan. Namun di antara semua itu, Jumat Berkah menjadi salah satu kegiatan yang paling menyentuh hati.
“Kami ingin agar setiap Jumat jadi momentum untuk merenung, bersyukur, dan berbagi. Tidak hanya bagi yang di luar, tapi juga yang di dalam,” ungkapnya.
Kehangatan yang tercipta setiap Jumat membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan tak melulu identik dengan dinding tinggi dan stigma kelam. Di tangan pemimpin seperti Renza, Rutan Jepara mulai menjadi rumah kedua yang menumbuhkan, bukan sekadar menghukum.
“Jumat Berkah bukan hanya agenda. Ia adalah ruang harapan. Di tempat yang paling tidak diduga, ternyata masih banyak cinta yang tumbuh.”(Wely-jateng)