HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Dalam rangka memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan, Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan pengambilan sampel makanan dan air di Kantor SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari, Desa Rantau Bujur RT 01, Kecamatan Banjang, Kamis (15/1/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 Wita ini merupakan bagian dari tahapan penerbitan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) sebagai syarat operasional SPPG dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar.
Pengambilan sampel tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kasat Intelkam Polres HSU AKP Agus Murti Widodo, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., Koordinator Program P2PMKL Dinas Kesehatan HSU Rusdiani, tim sanitarian UPT Puskesmas Banjang, pengelola Yayasan Kemala Bhayangkari HSU Ny. Tuty Sutopo, pihak ketiga H. Barkati, serta petugas sanitasi kualitas air SPPG Fadli Rahman.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengambil sampel air sebanyak dua liter yang sebelumnya telah melalui proses sterilisasi menggunakan sinar ultraviolet dan sistem penyaringan berlapis.
Pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui kualitas air dengan beberapa parameter, di antaranya tingkat keasaman (pH) 8,3, suhu air 27,3 derajat Celsius, serta total zat terlarut (TDS) sebesar 117 mg/L. Nilai tersebut masih berada dalam rentang ideal sesuai standar air minum dan air untuk keperluan sanitasi.
Selain itu, sampel makanan siap saji berupa dua potong ayam masak bistik turut diambil dengan prosedur higienis. Sampel dikemas berlapis menggunakan paper klip dan plastik kedap udara guna menjaga kualitas sebelum dilakukan pengujian laboratorium.
Selanjutnya, kedua sampel tersebut akan dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk menjalani uji laboratorium sesuai standar nasional, di antaranya ISO/IEC 17025, Standar Nasional Indonesia (SNI), Good Laboratory Practice (GLP), serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).
Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjamin keamanan pangan sebelum SPPG beroperasi penuh. “Pengambilan sampel ini menjadi langkah penting untuk memastikan makanan dan air yang disajikan memenuhi standar kesehatan sebelum didistribusikan kepada siswa penerima manfaat program MBG,” ujarnya.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pengujian sampel dilakukan di Banjarbaru karena hingga saat ini Kabupaten HSU belum memiliki laboratorium pengujian pangan yang memenuhi standar nasional.
Dengan dilaksanakannya tahapan ini, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari diharapkan segera memperoleh Sertifikat Laik Higienis Sanitasi dan siap beroperasi mendukung peningkatan gizi serta kesehatan anak-anak sekolah di wilayah Kecamatan Banjang.
(Agus)
