DiKalbar Diduga Peredaran Rokok HELIUM ilegal kian Meluas

Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat
Peredaran rokok illegal (HELIUM) ini sudah semakin menjamur (MARAK) di kalbar khususnya hampir di setiap sudut kota pontianak.

Sungguh sangat miris sekali, meski sering kali diberitakan media ,namun masih tetap beredar dan semakin marak,

tidak ada tindakan yang signifikan bisa membuat jera dari pelaku usaha rokok (HELIUM)ini baik dari pihak Bea Cukai maupun dari pihak aparat penegak hukum lainnya,

Agar membuat efek jera terhadap pelaku usaha khususnya distributor rokok (HELIUM) ini,

Telah terbukti, rokok yang bermerek HELIUM BLUE FANS, HELIUM ULTRA BLACK diduga, dijual dipasaran tidak sesuai dengan harga yang tertulis di pita Cukai,

dimana, harga jual para grosir, tidak sesuai dengan pita cukai, tertulis Rp.8700/12 batang padahal rokok yang dijual Rp.17.000/20 batang.

DIDUGA rokok yang pita Cukai nya palsu sudah semakin marak beredar dijual ,grosir dan cukup mudah didapat oleh para penikmat rokok illegal,

Dari hasil investigasi time awak media pada 10 april 2025 jam 10.30 Wib,

Telah melakukan kunjungan ke beacukai pontianak dengan membawa beberapa jenis mark rokok (HELIUM) untuk mengetahui keaslian pita cukai yang dikenakan,

Kasi penindakan beacukai pontianak mengatakan kalau dilihat dari jauh seperti asli namun setelah kita lihat dari dekat tampak seperti duplikat namun kita tidak bilang palsu keaslian cukai yang dipasang dapat dibuktikan melalui uji lab di jakarta

Cuman kalau dilihat dengan kasat mata terlihat seperti asli cuma permainan yang dilakukan oleh oknum pengusaha HELIUM ini dari jumlah batangan yang mana isi dari bungkusan 20 batang dan tidak mengikuti pita cukai yang ada,

Yang seharusnya isi dalam bungkusan Rokok HELIUM harus sesuai dengan pita cukai sebanyak 12 batang paparnya.

Namun kita boleh ke gudangnya jika kita tahu dimana, kita akan memeriksanya,” tegas sy Ummar, kasi penindakan beacukai pontianak.

Beredarnya rokok HELIUM, ini hampir sudah merata disetiap pelosok kota pontianak bahkan dapat kita temukan di setiap kabupaten kota di kalimantan barat.

Tidak hanya dijual dipinggiran atau didesa-desa bahkan di toko-toko di ibu kota provinsi Kalimantan barat sangat mudah ditemukan rokok helium ini,

Mulyadi, sekretaris lembaga perlindungan konsumen pada 13 april 2025 mengatakan ini bukan hal yang baru atau bukan cerita baru untuk di kalbar,

Cerita lama tapi tetap menjadi trending topik, selalu hangat di dunia maya, karna aparat yang berwenang dalam penindakan barang ilegal ini seakan bungkam,

Karna sudah jelas pelanggaran para oknum pengusaha ini dimana negara dirugikan dalam hal pajak cukainya kita lihat, dimana letak kerugian negara nya,

Sesuai 1 ( satu ) bungkus melekat pita cukai 12, batang, namun isi dari bungkusan tersebut sebanyak 20 batang ada 8 batang rokok HELIUM yang lepas dari cukai atau tidak masuk dalam daftar cukai dengan kata lain tidak dikenai pajak

Satu batang rokok terdapat pajak cukai berapa persin dikalikan delapan batang serta di kalikan lagi satu kadus terdapat sekitar Rp. 625.000 sampai Rp. 650.000 Kalikan satu kontener saya rasa kita sudah dapat hasil dari kalkulasinya,

Itu satu kontener dikalikan satu tahun berapa kontener yang datang ke kalimantan barat, terdapat puluhan miliar uang negara yang lepas dari kontrol cukai.

“Hal ini sangat jelas menjadi kerugian negara dalam hal pajak tapi kenapa kita tutup mata dalam hal ini,” jelas mulyadi

Lanjut, soal pelanggaran sudah jelas diatur dalam UU ke pabean cukai dapat ditindak oleh aparat penegak hukum kita sesuai UU no 8 tahun 1999 PP no 5 tahun 2001 tentang perlindungan konsumen.

UU no 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU 11 tahun 1995 yang dapat memberikan sanksi pidana bagi pelaku pelanggaran, termasuk produsen dan pengedar rokok ilegal.

Cukup jelas juga sesuai pasal 54 dan 55, huruf (b)UU Cukai yang dimaksud distributor atau pengedar dapat diancam pidana penjara 1 sampai 8 tahun dan denda 10 sampai 20 kali nilai cukai,

Sekarang kita mau tanya kepada aparat penegak hukum kita, hal yang mana yang menjadikan aparat penegak hukum kita tidak bisa bergerak untuk pengamanan para pelaku usaha ini,

“Kita tetap berharap dan mendorong para pejabat yang berwenang dalam hal pengamanan, penindakan, dapat lebih transparan dan efektif untuk menindak para pelaku usaha Rokok HELIUM ini tegas,” mulyadi ms.
Sumber Mulyadi ms
(Team/read)

Follow Us On

Trending Now​

Enam Pokja Digerakkan Serempak, Pemkot Sukabumi Bidik Penurunan Tingkat Pengangguran

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat langkah penanganan Tingkat...

80 Siswa SMK Ulil Albab Diduga Mengambil PIP Rp1,8 Juta, Orang Tua Pertanyakan Transparansi Penyaluran

CIREBON – BIDIK-KASUSNEWS.COM      Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan...

Ramaikan TNI Run 2026, Kasad Berbaur Bersama 12 Ribu Peserta

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM                Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli...

Terhubung Langsung dengan Monas: Peringati Maulid Nabi dan HUT Ke-81 TNI, DKT Jember Sukses Gelar Baksos Kesehatan 

Jember – Bidik-kasusnews.com                          Aksi kemanusiaan berskala nasional...

Cegah Karhutla, Polsek Danau Panggang Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi kepada Warga

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan...

Bareskrim Bongkar Mafia LPG 3 Kg di Tangsel, 910 Tabung Disita — Negara Diduga Rugi Rp159,6 Juta

Tangerang Selatan – Bidik-kasusnews.com  Praktik penyalahgunaan LPG subsidi kembali...

Recent Post​

Enam Pokja Digerakkan Serempak, Pemkot Sukabumi Bidik Penurunan Tingkat Pengangguran

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat langkah penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dengan menggerakkan...

80 Siswa SMK Ulil Albab Diduga Mengambil PIP Rp1,8 Juta, Orang Tua Pertanyakan Transparansi Penyaluran

CIREBON – BIDIK-KASUSNEWS.COM      Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) kepada puluhan siswa SMK Ulil Albab di Desa Kebarepan, Kecamatan...

Ramaikan TNI Run 2026, Kasad Berbaur Bersama 12 Ribu Peserta

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM                Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., berbaur bersama sekitar 12.000...

Terhubung Langsung dengan Monas: Peringati Maulid Nabi dan HUT Ke-81 TNI, DKT Jember Sukses Gelar Baksos Kesehatan 

Jember – Bidik-kasusnews.com                          Aksi kemanusiaan berskala nasional berbalut momen religius sukses menyentuh masyarakat di...

Cegah Karhutla, Polsek Danau Panggang Gencarkan Patroli Dialogis dan Sosialisasi kepada Warga

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kepolisian Sektor...

Bareskrim Bongkar Mafia LPG 3 Kg di Tangsel, 910 Tabung Disita — Negara Diduga Rugi Rp159,6 Juta

Tangerang Selatan – Bidik-kasusnews.com  Praktik penyalahgunaan LPG subsidi kembali terbongkar. Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyimpangan...

HUT TNI ke-81 di Bandar Lampung Meriah, Kodim 0410/KBL Kawal Fun Run 4.000 Peserta

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0410/KBL bersama jajaran TNI dan Forkopimda Kota Bandar Lampung...

Karhutla di Muara Tapus HSU, 0,2 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai...

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Amuntai Utara Gencarkan Patroli dan Edukasi Warga

Amuntai Utara, Bidik-kasusnews.com              Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah...