Diduga Asal Jadi !! Baru Selesai Sudah Retak Proyek Rp.20 Miliar di Kab.Sintang Kalbar

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat, Selasa 17 Maret 2026.

Proyek pembangunan penguatan Tebing Sungai Melawi di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kini menuai sorotan tajam publik. Proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak tersebut diduga dikerjakan tidak optimal dan terindikasi berkualitas rendah.

Ironisnya, Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp 20.179.800.000 itu baru saja rampung dikerjakan dan bahkan masih dalam masa pemeliharaan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Sejumlah bagian konstruksi sudah mengalami keretakan, sementara beberapa saluran drainase tampak tidak diplester dan dibiarkan tidak selesai dengan baik.

Temuan awak Media di lokasi memperlihatkan indikasi kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar teknis. Retakan pada struktur beton yang seharusnya kokoh justru muncul dalam waktu singkat, memunculkan pertanyaan besar: apakah pengerjaan dilakukan asal jadi ? Ataukah pengawasan yang lemah membuka celah bagi praktik yang merugikan Negara ?

Kondisi ini jelas berpotensi membahayakan. Jika kerusakan terus berlanjut, bukan hanya fungsi penguatan tebing yang gagal, tetapi juga bisa menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar, termasuk risiko longsor dan kerusakan infrastruktur yang lebih luas.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, yakni Tomy. Namun sangat disayangkan, respons yang diberikan jauh dari profesional. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Senin, 16 Maret 2026, yang bersangkutan tidak memberikan penjelasan Substansial, bahkan hanya membalas dengan stiker. Sikap ini dinilai mencerminkan minimnya keseriusan dalam menanggapi persoalan yang menyangkut penggunaan uang Negara.

Publik pun mulai geram. Proyek bernilai miliaran rupiah yang seharusnya menjadi solusi justru berpotensi menjadi masalah baru. Transparansi dan Akuntabilitas kembali dipertanyakan.

Desakan pun menguat agar Aparat Penegak Hukum turun tangan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat diminta segera melakukan audit dan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek ini.

Jika ditemukan adanya penyimpangan, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses secara Hukum tanpa pandang bulu. Uang rakyat tidak boleh dihamburkan untuk pekerjaan yang asal jadi dan jauh dari standar kualitas.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa pengawasan proyek Pemerintah tidak boleh setengah hati. Tanpa pengawasan ketat dan Integritas pelaksana, Proyek pembangunan hanya akan menjadi ladang masalah, bukan solusi bagi Masyarakat.

*** // TIMRED [*]

Follow Us On

Trending Now​

Gebyar 1448 H, Desa Pasirpanjang Perkuat Syiar Islam

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten...

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal...

Polsek Banjang Pantau Perkembangan Jagung Pakan di Desa Pulau Damar, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program swasembada pangan terus...

Polres HSU Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Amuntai Utara Dampingi Petani Tanam Jagung Pakan di Lahan 3 Hektare

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus...

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Banjang Gelar Penyuluhan Budidaya Jagung kepada Warga Desa Pulau Damar

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus...

DPRD Nilai Pengembangan Ekraf Butuh Sinergi, SDM Berkualitas dan Dukungan Fasilitas

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kota Sukabumi dinilai tidak...

Recent Post​

Gebyar 1448 H, Desa Pasirpanjang Perkuat Syiar Islam

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi menggelar Gebyar Tahun Baru Hijriyah 1448 H...

Menkopolkam Kutuk Keras Pembakaran dan Pembunuhan Pilot AMA Air Oleh KKB Papua

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras...

Polsek Banjang Pantau Perkembangan Jagung Pakan di Desa Pulau Damar, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program swasembada pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai...

Polres HSU Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Amuntai Utara Dampingi Petani Tanam Jagung Pakan di Lahan 3 Hektare

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui...

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Banjang Gelar Penyuluhan Budidaya Jagung kepada Warga Desa Pulau Damar

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU)...

DPRD Nilai Pengembangan Ekraf Butuh Sinergi, SDM Berkualitas dan Dukungan Fasilitas

SUKABUMI-BIDIK-KASUS.COM – Pengembangan sektor ekonomi kreatif di Kota Sukabumi dinilai tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat...

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Amuntai Tengah Gelar Lomba Domino dan Nobar Bersama Relawan BPK, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar lomba...

Babinsa Kodim 0410/KBL Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Pererat Silaturahmi Lewat Semangat Sepak Bola

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang...

Kuasa Hukum Bantah Tuduhan Pemerasan terhadap Kliennya, Sebut Terjadi Miskomunikasi dan Mispersepsi

Berebes,-Bidik-kasusnews.com,.Menanggapi informasi yang beredar di sejumlah media mengenai dugaan tindak pidana pemerasan yang menyeret sejumlah...