BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Respons cepat Babinsa Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, menjadi kunci utama dalam penanganan tanggul longsor yang terjadi pada Jumat (9/1/2026) dini hari.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB itu berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lanjutan.
Babinsa Kelurahan Labuhan Ratu dari Koramil 410-06/Kedaton, Sertu Ahmad Fauzi, menjadi salah satu personel pertama yang menerima laporan warga terkait adanya gerakan tanah dan suara keras di sekitar tanggul pada pukul 03.15 WIB. Meski kondisi masih gelap dan hujan mengguyur kawasan tersebut, Babinsa langsung menuju lokasi untuk memastikan situasi di lapangan.
Setibanya di lokasi, Sertu Ahmad Fauzi mendapati tanggul telah mengalami kerusakan cukup serius dengan panjang jebol sekitar tiga meter. Ia segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Lurah Labuhan Ratu, menghubungi instansi terkait, serta melaporkan kondisi tersebut kepada Koramil guna penanganan lanjutan.
“Begitu melihat kondisi tanggul yang rusak, saya langsung melakukan koordinasi agar penanganan bisa segera dilakukan dan potensi bahaya dapat dicegah,” ujar Sertu Ahmad Fauzi saat memantau proses perbaikan di lokasi.
Selain berkoordinasi dengan pemerintah setempat, Babinsa juga aktif menyebarkan informasi kepada warga RW 01 dan RT 01 melalui komunikasi langsung dan grup WhatsApp warga.
Bersama perangkat lingkungan, ia melakukan patroli untuk memastikan tidak ada aktivitas warga di area berisiko serta mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjauhi lokasi longsor.
Sebagai langkah antisipasi, pos pantauan sementara didirikan di sekitar lokasi kejadian. Pos tersebut diisi secara bergantian oleh Babinsa, aparat kelurahan, dan relawan warga guna memantau perkembangan kondisi tanggul, memberikan peringatan dini jika terjadi pergerakan tanah susulan, serta mengatur akses di sekitar area perbaikan.
Ketika tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung tiba sekitar pukul 07.00 WIB untuk melakukan perbaikan darurat, Babinsa telah menyiapkan data dan informasi teknis terkait titik kerusakan, jalur akses material, serta area yang dinilai paling rawan. Ia juga membantu pengamanan lokasi agar proses perbaikan berjalan lancar.
Lurah Labuhan Ratu, Hj. Siti Nurhaliza, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam penanganan kejadian tersebut.
“Peran Babinsa sangat membantu.
Koordinasinya cepat dan komunikasinya efektif sehingga penanganan bisa dilakukan tanpa hambatan berarti,” ujarnya.
Berdasarkan hasil analisis sementara tim teknis, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan gerusan air pada pondasi tanggul. Struktur tanah menjadi tidak stabil hingga akhirnya jebol dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Berkat respons cepat dari Babinsa dan pihak terkait, dampak kejadian berhasil ditekan.
Sertu Ahmad Fauzi menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan pascaperbaikan darurat. Ia juga berencana menggelar sosialisasi kepada warga terkait tanda-tanda awal longsor dan langkah mitigasi bencana, terutama menghadapi potensi hujan lanjutan.
“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir bersama masyarakat saat menghadapi situasi darurat. Kesiapsiagaan adalah kunci,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0410/Kota Bandar Lampung melalui Pasi Intel menyampaikan penghargaan atas dedikasi Babinsa Labuhan Ratu yang dinilai mencerminkan komitmen TNI dalam membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.
Perbaikan darurat tanggul diperkirakan rampung dalam waktu dua hingga tiga hari kerja. Untuk perbaikan permanen, instansi terkait akan melakukan kajian teknis lanjutan dengan pengawasan berkelanjutan, termasuk keterlibatan Babinsa dalam proses pemantauan di lapangan.
(Agus)
