Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com — Menghadapi ancaman banjir di tengah meningkatnya intensitas hujan, Babinsa Kelurahan Kota Karang Raya, Koptu Eka Firriyadi, bersama anggota Koramil 410-03/Teluk Betung Utara (TBU) menggelar aksi nyata pembersihan selokan dan saluran drainase di Jalan Teluk Ratai RT 03 Lingkungan 2, Kelurahan Kota Karang Raya, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan bertajuk “Radin Inten” ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan melibatkan lebih dari 300 warga dari berbagai kalangan. Aksi gotong royong tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif guna mencegah genangan air dan banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan.
Babinsa Koptu Eka Firriyadi turun langsung ke lapangan bersama anggota Koramil dengan membawa peralatan pembersih seperti sekop, ember, dan gerobak sampah. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur masyarakat, di antaranya Ketua Lingkungan Kota Karang Raya Supriyadi, Ketua RT 03 Joko Susilo beserta pengurus RT, personel Linmas yang dipimpin Agus Salim, serta warga sekitar.
“Kehadiran Babinsa dan Koramil sangat membantu kami. Mereka tidak hanya memberi arahan, tetapi ikut bekerja bersama warga. Ini memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Supriyadi di sela kegiatan.
Menurutnya, saluran drainase yang tersumbat lumpur dan sampah selama berbulan-bulan kerap menjadi penyebab utama genangan air di kawasan tersebut. Dengan dibersihkannya selokan, aliran air diharapkan kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalisir.
Selain aksi fisik, Babinsa Koptu Eka Firriyadi juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke selokan dan sungai.
Ia menekankan bahwa pencegahan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat.
“Membersihkan selokan hari ini penting, tapi yang lebih penting adalah menjaga agar tetap bersih ke depannya. Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” tegasnya.
Pembersihan dilakukan secara terstruktur dengan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok, mulai dari bagian hulu hingga hilir saluran drainase yang terhubung ke aliran utama menuju Sungai Pesawaran. Kerja sama antara TNI, Linmas, dan warga tampak solid sepanjang kegiatan berlangsung.
Tak sedikit warga yang turut memberikan dukungan logistik berupa air minum dan makanan ringan sebagai bentuk apresiasi. “Kami ingin ikut berkontribusi, meski hanya dengan menyediakan minum dan camilan,” ujar Siti Nurhaliza, salah satu warga setempat.
Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan selesai dengan hasil yang signifikan. Saluran drainase yang sebelumnya dipenuhi lumpur setinggi sekitar 50 sentimeter kini kembali terbuka. Sebanyak 12 gerobak sampah berhasil diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) resmi kelurahan.
Warga pun mengaku lega dan merasa lebih tenang menghadapi musim hujan. “Setiap tahun kami khawatir banjir. Dengan selokan yang sudah bersih, semoga tidak terulang lagi,” kata Ahmad Fauzi, warga sekitar lokasi kegiatan.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah ancaman bencana musiman.
(Agus)
