JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara — Suara lantunan shalawat menggema dari Masjid At-Taubah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara pada Kamis (6/11/2025) pagi. Dengan penuh khidmat, para warga binaan mengikuti kegiatan pengajian dan latihan rebana yang menjadi agenda rutin pembinaan rohani di lingkungan Rutan.

Kegiatan ini bukan sekadar sarana ibadah, melainkan juga wadah pembinaan mental dan kreativitas. Melalui pengajian, para warga binaan diajak untuk memperdalam nilai-nilai keislaman dan menemukan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.
Ustaz pembimbing dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara hadir memberikan tausiah bertema “Menjadikan Iman Sebagai Kekuatan Perubahan Diri”. Dalam pesannya, ustaz mengingatkan bahwa iman adalah fondasi utama dalam membentuk pribadi yang lebih baik. “Setiap kesalahan di masa lalu hendaknya menjadi pelajaran, bukan penghalang untuk berubah,” tuturnya di hadapan jamaah.
Setelah tausiah, suasana berubah menjadi semarak ketika grup rebana warga binaan menampilkan beberapa lagu religi. Dengan alat musik sederhana, mereka memainkan irama yang memadukan kekompakan dan semangat. Warga binaan lain ikut bershalawat, menambah suasana hangat dan penuh makna.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pembinaan rohani menjadi salah satu pilar penting dalam program pembinaan di Rutan Jepara.
> “Kami ingin para warga binaan memiliki ruang untuk menumbuhkan nilai religius, sekaligus mengembangkan bakat seni islami. Kegiatan seperti ini terbukti mampu membangun rasa percaya diri dan mempererat kebersamaan,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan pengajian dan rebana juga menjadi media yang efektif untuk memperkuat hubungan harmonis antara petugas dan warga binaan. Nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta sikap saling menghargai tumbuh melalui kegiatan positif semacam ini.
Dengan pendekatan rohani dan seni, Rutan Jepara berkomitmen menciptakan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan, agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang beriman, mandiri, dan produktif.
(Wely-jateng)