MALANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat sekaligus bukti kuatnya kemanunggalan antara TNI dan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin upacara penutupan TMMD Reguler ke-126 yang digelar di Lapangan Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Kamis (6/11/2025).
Dalam sambutannya, Wakasad menjelaskan bahwa TMMD tidak semata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun karakter, semangat gotong royong, dan kebersamaan di tengah masyarakat desa. Program ini, menurutnya, merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan pedesaan.
“Yang kita bangun bukan hanya jalan, tetapi juga semangat gotong royong dan kebersamaan. Inilah bentuk nyata pengabdian TNI bagi rakyat dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dalam amanatnya.
Ia berharap, hasil dari TMMD dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendorong warga untuk turut menjaga dan memelihara fasilitas yang telah dibangun bersama TNI. Wakasad juga mengajak seluruh pihak untuk terus melanjutkan semangat kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD.
“Mari kita pelihara bersama apa yang sudah kita bangun. Pembangunan ini harus terus dijaga agar memberi manfaat bagi generasi mendatang,” imbuhnya.
Upacara penutupan TMMD ke-126 berlangsung khidmat dan diakhiri dengan penyerahan simbolis hasil kegiatan kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Seusai upacara, Wakasad meninjau langsung sejumlah sasaran pembangunan serta berdialog dengan warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Melalui TMMD, TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI–rakyat, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan guna meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
(Agus)