SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kota Sukabumi setelah beredarnya temuan makanan tidak layak dari dapur SPPG di wilayah Citamiang.
Kasus ini mencuat dari laporan orang tua siswa SDN CBM Pakujajar yang mendapati kondisi makanan jauh dari standar kelayakan.
Selain buah yang tidak segar, ditemukan pula bangkai cicak dalam menu yang dibagikan kepada siswa.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu keprihatinan publik.
Menanggapi hal itu, Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menyatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan.
“Berdasarkan informasi awal, dapur tersebut sempat dikaitkan dengan Ketua DPRD Kota Sukabumi,” kata Andri, Jumat (20/3/2026).
Namun di sisi lain, Wawan Djuanda memastikan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan dapur SPPG tersebut. Ia menyebut dapur itu dikelola oleh Ernawati dan Agus Juniar.
Ia mengakui pernah membantu pada tahap awal pelaksanaan program, khususnya dalam menjangkau penerima manfaat.
Namun, bantuan tersebut tidak berkaitan dengan kepemilikan maupun investasi.
“Tidak ada keterlibatan sebagai pemilik atau mitra. Hubungan kami sebatas pertemanan, termasuk dalam kegiatan sosial,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai momentum evaluasi dalam pelaksanaan MBG, terutama terkait standar higienitas dan sistem pengawasan distribusi makanan kepada penerima manfaat. (Usep)