Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Tradisi keagamaan tahunan “Welasan” kembali digelar di Masjid Agung Syaikh Anwarudin Kriyan, Pondok Pesantren Kebon Syarif, Cibogo, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pada Jumat (3/10/2025). Acara penuh makna ini dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren KH. Ma’dun dan menjadi bagian dari penutup peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.
Dengan mengusung tema “Sambut Tuan Syaikh”, kegiatan tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada wali besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani, sekaligus penegasan kecintaan (mahabbah) kepada Rasulullah SAW dan para auliya.
Tradisi “Welasan” yang telah berlangsung lebih dari enam dekade ini selalu menjadi magnet spiritual bagi masyarakat. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang meliputi pembacaan manaqib, dzikir bersama, doa, dan pengajian. Suasana khidmat, haru, dan kebersamaan begitu terasa dalam setiap lantunan doa serta shalawat yang menggema.
Menurut KH. Ma’dun, pelaksanaan tradisi ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bentuk nyata pelestarian nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.
“Tradisi ini adalah identitas kami. Ia mengajarkan kecintaan kepada Rasulullah dan para wali, sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan kesalehan sosial di tengah masyarakat,” ujar KH. Ma’dun.
Lebih dari sekadar warisan budaya pesantren, “Welasan” di Masjid Agung Syaikh Anwarudin Kriyan kini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas umat, mempererat tali silaturahmi, dan menjaga kelestarian tradisi Islam di Cirebon.
Melalui konsistensi pelaksanaannya setiap tahun, kegiatan ini membuktikan bahwa spiritualitas dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat modern—menjadi simbol keutuhan nilai-nilai Islam yang damai dan penuh cinta.
🖋️ Reporter: Asep Rusliman | Editor: Redaksi Bidik-Kasusnews.com