JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 20 Oktober 2025 — Siapa bilang hidup di balik jeruji tidak bisa produktif? Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali membuktikan bahwa semangat berkarya bisa tumbuh di mana saja. Kali ini, warga binaan kembali panen terong dari kebun hasil olahan tangan mereka sendiri.
Suasana pagi di area kebun rutan tampak ramai. Warga binaan dengan sigap memetik terong yang tumbuh subur di lahan rutan. Senyum bangga terpancar di wajah mereka — hasil kerja keras berbulan-bulan akhirnya berbuah manis.

Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, mengatakan bahwa panen kali ini menjadi bukti keberhasilan program pembinaan berbasis ketahanan pangan yang terus dikembangkan di dalam rutan.
> “Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dan produktif. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar kerja sama, tanggung jawab, dan nilai kemandirian. Panen ini bukan sekadar hasil tani, tapi juga hasil dari perubahan sikap,” ungkap Renza.
Program pertanian Rutan Jepara memang telah berjalan konsisten dan menjadi salah satu unggulan pembinaan. Lahan yang dulunya tak terpakai kini disulap menjadi kebun yang menghasilkan berbagai sayuran, mulai dari terong hingga cabai dan kangkung.
Sebagian hasil panen digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur rutan, sementara sisanya menjadi bukti nyata bahwa Rutan Jepara mampu mewujudkan ketahanan pangan internal sekaligus memberi dampak positif bagi pembinaan warga binaan.
Dengan pendekatan seperti ini, Rutan Jepara tak hanya berperan sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan manusia.
Keberhasilan panen terong kali ini menjadi simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari mana saja — bahkan dari balik tembok rutan.
(Wely-jateng)