Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hasanudin di Jalan Mata Air, Bandar Lampung, kini hampir selesai. Memasuki tahap akhir, progres pembangunan rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL tersebut telah mencapai 98 persen, Rabu (5/8/2026).
Sejumlah personel Satgas TMMD masih terlihat melakukan pekerjaan penyelesaian di lokasi. Salah satunya adalah pengecatan pintu dan kusen jendela yang menjadi bagian dari tahap finishing sebelum rumah tersebut dinyatakan rampung.
Aktivitas itu dilakukan secara teliti untuk memastikan bagian-bagian rumah terlihat lebih rapi sekaligus memberikan sentuhan akhir pada bangunan yang telah mengalami pembenahan.
Pembangunan RTLH tersebut dikerjakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik tersebut.
Bagi Hasanudin dan keluarganya, perubahan rumah tersebut menjadi kabar yang menggembirakan. Hunian yang sebelumnya membutuhkan banyak pembenahan kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.
Perubahan itu tidak hanya terlihat dari bagian luar bangunan. Sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan membuat kondisi rumah semakin mendekati bentuk akhir yang diharapkan dalam program rehabilitasi RTLH.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan.
Menurutnya, penyelesaian RTLH harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima dalam jangka panjang.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel di lapangan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, rumah yang telah dibangun ini dapat memberikan manfaat, kenyamanan dan kebahagiaan bagi keluarga Bapak Hasanudin,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan.
Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya menjadi sarana pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Capaian 98 persen menandakan pembangunan RTLH Hasanudin telah berada di penghujung pekerjaan. Tinggal sejumlah penyelesaian akhir sebelum rumah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima manfaat.
Bagi Hasanudin, perubahan rumah ini menjadi simbol hadirnya harapan baru. Dari proses pembangunan yang dilakukan bersama, tumbuh pula rasa kebersamaan antara prajurit TNI dan warga di lingkungan Jalan Mata Air.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai perubahan sebuah bangunan, tetapi juga tentang kepedulian, gotong royong dan upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
(Agus)